BeritaSerpong

Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin Bersama Panglima TNI Meresmikan (Sapras) Sekolah Perwira Prajurit Karier TNI di lingkungan Kodiklat TNI Serpong

3227
×

Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin Bersama Panglima TNI Meresmikan (Sapras) Sekolah Perwira Prajurit Karier TNI di lingkungan Kodiklat TNI Serpong

Sebarkan artikel ini

Serpong,dutaberitanusantara.com-

Pemerintah terus memperkuat sistem pembinaan sumber daya manusia pertahanan nasional. Salah satu langkah tersebut ditandai dengan peresmian sarana dan prasarana (sapras) Sekolah Perwira Prajurit Karier TNI di lingkungan Kodiklat TNI, Serpong, Senin (29/12/2025).

Peresmian dilakukan oleh Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, bersama Panglima TNI, sebagai bagian dari upaya menyiapkan regenerasi perwira TNI yang profesional, adaptif, dan berkelanjutan dalam menghadapi tantangan pertahanan di masa depan.

Dalam sambutannya, Menhan menegaskan bahwa Sekolah Perwira Prajurit Karier TNI memiliki posisi strategis dalam sistem pembangunan kekuatan TNI. Lembaga pendidikan ini berperan penting dalam memenuhi kebutuhan perwira di seluruh matra, meliputi TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara.

“Sekolah Perwira Prajurit Karier TNI adalah bagian penting dari mekanisme rekrutmen perwira yang kita butuhkan dalam rangka pembangunan kekuatan TNI di seluruh matra,” ujar Sjafrie.

Ia menyampaikan bahwa negara memberikan kesempatan kepada pemuda dan pemudi Indonesia untuk berkontribusi langsung dalam menjaga kedaulatan negara melalui jalur pengabdian di Tentara Nasional Indonesia. Meski demikian, proses tersebut tetap mengedepankan seleksi dan pendidikan yang ketat guna memastikan kualitas perwira yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan organisasi.

“Kepada para pemuda dan pemudi yang memiliki hak sekaligus kewajiban membela negara, kami memberikan peluang dengan persyaratan yang harus dipenuhi. Apabila lulus, khususnya lulus sebagai perwira, maka mereka berhak bersaing dan meniti karier secara profesional,” tegasnya.

Menhan juga menekankan bahwa jalur prajurit karier memberikan kesempatan yang setara bagi para perwira untuk mengembangkan karier hingga ke jenjang tertinggi, seiring dengan peningkatan kompetensi dan pengabdian yang berkelanjutan.

Usai peresmian, dalam wawancara doorstep dengan awak media, Sjafrie kembali menegaskan pentingnya pembinaan personel sebagai fondasi utama kekuatan pertahanan nasional. Menurutnya, modernisasi alutsista tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan prajurit yang berkualitas dan berdaya saing.

“Langkah strategis yang paling utama adalah pembinaan personel. Tanpa pengawakan yang tangguh, seluruh peralatan yang kita miliki tidak akan bermanfaat secara maksimal,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pembinaan personel TNI akan terus diperkuat agar seluruh prajurit, mulai dari Tamtama, Bintara, hingga Perwira, memiliki ruang yang adil untuk meningkatkan kemampuan, profesionalisme, serta dedikasi kepada bangsa dan negara.

“Pembinaan personel ini menjadi kunci agar prajurit TNI dapat menempuh kariernya secara berkelanjutan dan siap menjawab tantangan pertahanan ke depan,” pungkas Sjafrie.

Peresmian sapras Sekolah Perwira Prajurit Karier TNI ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah bersama TNI dalam membangun sistem pertahanan negara yang modern, kuat, dan berorientasi pada penguatan sumber daya manusia sebagai pilar utama pertahanan nasional.

(Hadi/Dbn)