Duta Berita Nusantara |LAMPUNG UTARA
Harapan baru menyeruak di antara aliran sungai yang memisahkan Desa Karang Rejo dan Desa Sawojajar. Pada Jumat pagi (6/2/2026), di sebuah jembatan usang seolah membawa kabar baik bagi ratusan warga yang selama ini mendambakan akses jalan dan sanitasi yang layak.
Tepat pukul 09.30 WIB, jajaran Kodim 0412/Lampung Utara bersama Tim Zibang Angkatan Darat turun langsung ke lapangan untuk meninjau lokasi rencana pembangunan Jembatan Gantung, Sumur Bor, dan Fasilitas MCK. Bukan sekadar proyek fisik, langkah ini adalah upaya nyata untuk menyambung kembali urat nadi kehidupan masyarakat yang selama ini terhambat oleh lapuknya keterbatasan infrastruktur.
Menyambung Langkah Anak Bangsa, Rencana pembangunan jembatan gantung yang baru ini ditujukan untuk menggantikan struktur lama yang sudah tidak memadai. Jembatan ini merupakan jalur krusial yang menghubungkan Desa Karang Rejo (Sungkai Selatan) dan Desa Sawojajar (Kotabumi Utara).
“Kami ingin memastikan anak-anak sekolah dan warga yang melintas tidak lagi was-was. Prasarana yang baik adalah hak masyarakat agar aktivitas ekonomi dan pendidikan bisa berjalan nyaman dan lancar” ungkap Pasiter Kodim 0412/LU Kapten Inf Ali Sutato.
Tak hanya soal akses jalan, kegiatan ini juga memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dasar berupa penyediaan air bersih melalui pembangunan sumur bor dan pembangunan MCK. Di wilayah yang seringkali kesulitan air bersih ini, kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan taraf kualitas kesehatan dan kemaslahatan warga secara luas. “Terang Pasiter “.
Kegiatan peninjauan ini menjadi bukti apik kolaborasi antara TNI dengan Pemerintah Desa. Tampak hadir dalam peninjauan tersebut, Pasiter Kapten Inf Ali Sutato, Danramil Sungkai Selatan Kapten Inf Tukiran, Tim Subzibang, Stafter Kodim 0412/LU, serta para Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kades Karang Rejo (Ibu Wiwik Isturina) dan Kades Sawojajar (H.J. Mulyanto) beserta perangkat desa setempat.
Kehadiran peninjauan aparat keamanan ini menegaskan bahwa rencana pembangunan ini adalah mutlak inisiasi dan cita-cita TNI-AD dalam pembangunan Infrastruktur yang layak dan memadai bagi masyarakat luas. ” Raut wajah optimisme terpancar dari para aparatur desa dan masyarakat saat mendampingi tim teknis mengukur dan memetakan titik-titik pembangunan”.
Kini, masyarakat Karang Rejo dan Sawojajar tinggal menunggu waktu hingga tiang-tiang jembatan gantung berdiri kokoh dan air bersih mengalir ke rumah-rumah mereka, sebuah manifestasi dari TNI yang hadir di tengah rakyatnya yang nantinya diberi nama Jembatan AMCHO dan Perintis GARUDA .#(Pendim 0412/LU).













