BeritaPalembang

Perkuat Kompetensi SDM, Kapolda Sumsel Pimpin Latihan Penggunaan Kekuatan dan Etika HAM

7
×

Perkuat Kompetensi SDM, Kapolda Sumsel Pimpin Latihan Penggunaan Kekuatan dan Etika HAM

Sebarkan artikel ini

Duta Berita Nusantara | PALEMBANG

Polda Sumatera Selatan terus mengakselerasi peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelaksanaan latihan peningkatan kemampuan personel yang berfokus pada profesionalisme dan penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia (HAM).

Kegiatan strategis ini dilaksanakan di Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Kamis, 9 April 2026, dan diikuti oleh seluruh Pejabat Utama (PJU) serta Kapolres jajaran, baik secara langsung maupun melalui sarana daring.

Kapolda Sumsel Sandi Nugroho menegaskan bahwa latihan ini menjadi instrumen penting untuk menyelaraskan tindakan personel di lapangan dengan standar etika profesi kepolisian modern, khususnya dalam penggunaan kekuatan yang proporsional dan berbasis HAM.

“Latihan ini bukan sekadar peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga pembentukan karakter personel agar mengedepankan pendekatan persuasif dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegas Kapolda dalam arahannya.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda menginstruksikan seluruh jajaran untuk menjadikan Peraturan Kapolri Nomor 1 Tahun 2009 sebagai pedoman utama dalam penggunaan kekuatan. Hal ini bertujuan memastikan setiap tindakan kepolisian tetap berada dalam koridor hukum, etika, dan moralitas yang dapat dipertanggungjawabkan.

Pelatihan ini juga menjadi bagian dari implementasi program Presisi Polri, yang menuntut transformasi pelayanan publik agar lebih responsif, transparan, dan berkeadilan. Dengan peningkatan kompetensi personel, diharapkan potensi konflik sosial dapat diminimalisir serta stabilitas kamtibmas tetap terjaga sebagai fondasi pembangunan daerah.

Kapolda Sumsel turut mengingatkan bahwa keberhasilan Polri tidak hanya diukur dari penegakan hukum, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat merasakan kehadiran polisi yang humanis dan profesional.

“Pengabdian terbaik adalah ketika masyarakat merasa aman dan terlayani. Karena itu, setiap personel harus mengedepankan empati, etika, dan tanggung jawab dalam bertugas,” ujar Sandi Nugroho.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Nandang Mu’min Wijaya menambahkan bahwa pelatihan ini merupakan agenda berkelanjutan dalam membangun budaya kerja yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Penguatan kompetensi internal menjadi kunci dalam meningkatkan kepercayaan publik. Polda Sumsel berkomitmen menghadirkan personel yang profesional, modern, dan terpercaya,” jelasnya.

Melalui pelatihan ini, Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mendukung stabilitas keamanan yang menjadi prasyarat utama keberhasilan pembangunan nasional di wilayah Sumatera Selatan.