Serang Banten | dutaberitanusantara.com
Gubernur Banten Andra Soni membuka Kejuaraan Nasional Tenis Junior Piala Gubernur Banten 2026 sebagai ajang pembinaan sekaligus penyaringan atlet-atlet muda potensial di cabang olahraga tenis.
“Kejuaraan ini diharapkan dapat melahirkan atlet-atlet tenis berprestasi yang menjadi kebanggaan Provinsi Banten dan Indonesia,” ujar Andra Soni.
Kejuaraan tersebut diikuti oleh 203 peserta dari 68 daerah dan dilaksanakan di Lapangan Tenis Grup 1 Kopassus, Jalan Raya Serang–Cilegon, Taktakan, Kota Serang. Pertandingan berlangsung mulai Sabtu (31/1/2026) hingga 4 Februari 2026.
Kepada para peserta, Andra Soni berpesan agar menjunjung tinggi nilai sportivitas selama pertandingan. Menurutnya, atmosfer kompetisi yang sehat akan membentuk mental juara para atlet sejak usia dini.
“Tunjukkan permainan terbaik. Jadikan kejuaraan ini sebagai ajang untuk mengasah mental juara,” ucapnya.
Andra Soni menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Banten dalam mendukung pengembangan olahraga dan mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memajukan olahraga di Banten dan Indonesia. Ia menilai prestasi olahraga turut berperan dalam meningkatkan daya saing sumber daya manusia.
“Mudah-mudahan kita menjadi bangsa yang unggul dan tangguh, yang tercermin melalui prestasi olahraga,” paparnya.
Ia berharap kejuaraan tenis junior ini dapat diselenggarakan secara berkelanjutan setiap tahun. Andra Soni juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para atlet serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kejuaraan tersebut.
“Insya Allah anak-anak kita akan terus berkembang dan tidak berhenti mengukir prestasi. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kejuaraan ini,” ujarnya.
Lebih lanjut, Andra Soni menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Banten bersama KONI Provinsi Banten terus mendorong penyelenggaraan berbagai kejuaraan nasional agar dilaksanakan di Provinsi Banten. Dalam waktu dekat, Banten juga akan menjadi tuan rumah kejuaraan nasional cabang olahraga catur.
“Provinsi Banten juga sedang mempersiapkan diri untuk mengajukan diri sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) bersama Provinsi Lampung,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Kejuaraan yang juga Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Banten, Novriyadi Purwansyah, dalam laporannya menyampaikan bahwa kejuaraan ini diikuti oleh 203 peserta dari 68 daerah. Kejuaraan ini menjadi wadah pembinaan kompetisi berjenjang, memberikan pengalaman bertanding yang berkualitas, membangun mental juara sejak dini, sekaligus memperkuat ekosistem olahraga daerah.
“Termasuk untuk mendorong perekonomian daerah,” ujarnya. (Hadi)













