BeritaPalembangSerba Serbi

CERMIN KEHIDUPAN DI TAHUN INI

248
×

CERMIN KEHIDUPAN DI TAHUN INI

Sebarkan artikel ini

Oleh Anto Narasoma

Duta Berita Nusantara | Palembang

SELAMA satu tahun belakangan, dunia literasi (sastra) yang kita geluti, mengajarkan kita untuk memahami nilai arti kehidupan.

Sebab, persoalan yang kita jelajahi selama 360 hari di tahun lalu, banyak hal yang menyentuh emosi kita, melalui nilai-nilai pikiran, perasaan, dan gagasan tentang baik buruknya perilaku.

Kemudian, apakah nilai-nilai masa lalu yang kita jalani itu akan sama yang kita rasakan di tahun ini?

Meski ringan dan enteng untuk diucap, namun jabawan itu membutuhkan pikiran dan perasaan yang terkandung di dalam emosi dan kepribadian kita.

Meski demikian, kita akan terus menjelajahi kehidupan dengan fisik dan takaran emosi kita yang lebih tua satu tahun dibanding usia kita di masa sebelumnya.

Yang pasti, kita tidak perlu terikat dengan segala kejadian di tahun lalu. Dengan tekad baru dan semangat baru, kita harus mampu melepaskan beban masa lalu. Fokus kita adalah masa depan yang akan kita capai. Dengan demikian, kita akan mampu melangkah ke depan dengan kepercayaan diri (optimisme) yang maksimal.

Kuncinya, pahami nilai-nilai apa yang telah terjadi di masa lalu. Secara pribadi, kita perlu menyusun perencanaan langkah yang lebih baik untuk tahun ini.

Jangan lupa, tantangan dan peluang yang akan kita jelajahi tahun ini perlu kita antisipasi dengan struktur perencanaan yang matang. Kondisi inilah yang menentukan apakah kita lebih berpikir dewasa dibanding tahun lalu.

Namun sebelum itu, kita memang membutuhkan nilai-nilai kebijakan untuk memahami apa yang belum dan sudah kita capai selama perjalanan tahun lalu.

Artinya, dalam merefleksikan diri, apa yang masih kurang dan apap pula yang perlu kita perbaiki. Ini sangat penting untuk kita lakukan agar dalam menjelajahi kehidupan tahun ini, segala aral dan rintangan dapat kita atasi selama optimisme kita akan fokus pada tujuan yang kita capai.

Sebab, lika-liku persoalan yang kita alami selama penjelajahan di tahun lalu, merupakan pelajaran hidup yang sangat berharga. Dengan cara memahami segala kelebihan dan kekurangan kita selama satu tahun sebelum tahun ini, kita bisa belajar dari kesalahan untuk meningkatkan kemampuan diri.

Secara filosofi, ada beberapa nilai yang dapat kita jelajahi selama berjibaku di tahun ini. Apa itu?

Melihat kembali proses kehidupan kita di tahun lalu. Artinya, dapat kita raba apa yang telah kita capai dan apa pula kekurangan yang perlu kita perbaiki.

Seperti gratitude kehidupan, kita perlu bersyukur atas segala yang telah kita terima dari Allah SWT, baik pencapaian yang masih kurang kita terima, maupun apapun masalah yang perlu kita perbaiki.

Kita semua, tentu memiliki harapan baik yang harus kita capai. Namun semua itu harus kita raih dengan landasan tekad dan semangat yang kuat. Sebab, di tahun baru ini, kita membutuhkan semangat dan harapan cerah bagi pencapaian usaha dan kerja keras kita.

Oleh sebab itu, kita harus melepaskan beban masa lalu yang begitu memberatkan kerja keras kita. Artinya, secara bijak kita harus berani memaafkan diri sendiri dan memaklumi kesalahan orang lain.

Kita juga perlu memahami segala kebusukan dan kejahatan diri sendiri, sehingga kita bisa tampil dengan sikap yang bersih dan hati yang tidak dibebani kebencian, kedengkian, sombong, angkuh, dan merasa hebat sendiri. Orang yang baik dan ingin tampil lebih maju adalah seseorang yang memiliki hati nurani yang bersih dari keangkuhan, ego sentris, sombong, dan tidak meremehkan orang lain.

Karena itu kita perlu berusaha secara keukeuh untuk terus belajar, berkembang, dan menjadi versi terbaik dari sikap dan kepribadian diri kita sendiri.

Dengan menjelajahi nilai-nilai yang sudah disebutkan seperti di atas, maka untuk memulai penjelajahan tahun ini, kita hadapi dengan hati yang lebih ringan, pikiran yang lebih jernih, dan semangat berjuang yang lebih perkasa. Selamat menjalani kehidupan di tahun baru !

Palembang

1 Januari 2026