Oksibil, Pegunungan Bintang | Duta Berita Nusantara
Satgas Swasembada Yonif 751/Vira Jaya Sakti (VJS) melaksanakan kegiatan pembinaan teritorial berupa edukasi budidaya kopi kepada masyarakat di wilayah Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang. Kegiatan ini bertujuan mendorong pemanfaatan potensi kopi lokal yang dinilai sangat menjanjikan, sekaligus membuka peluang sumber mata pencaharian yang berkelanjutan bagi warga perbatasan. (Jumat,27/2/2026).
Dalam kegiatan tersebut, prajurit memberikan pemahaman dasar tentang budidaya kopi, mulai dari pemilihan bibit, penentuan lahan tanam, cara penanaman, perawatan sederhana, hingga pentingnya konsistensi pemeliharaan agar hasil panen lebih optimal. Masyarakat juga diberikan motivasi bahwa komoditas kopi dapat menjadi kekuatan ekonomi kampung apabila dikelola bersama, terarah, dan berkelanjutan.
Satgas menegaskan bahwa kopi di wilayah Pegunungan Bintang memiliki potensi besar untuk dikembangkan karena kondisi alam yang mendukung. Dengan pembinaan dan pendampingan yang tepat, kopi diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi rakyat, menciptakan kemandirian, serta membantu perkembangan Oksibil agar tumbuh maju seperti daerah lainnya.
Perwakilan Satgas Swasembada Yonif 751/VJS Letda Inf Rinjani selaku Pasi Ter menyampaikan bahwa kegiatan edukasi ini merupakan wujud bakti dan cinta TNI kepada bangsa dan negara—TNI hadir tidak hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga membantu membangun kesejahteraan masyarakat melalui program produktif. “Kami ingin masyarakat punya penghasilan yang baik dari potensi alamnya sendiri. Jika kopi dikelola serius, manfaatnya akan kembali untuk warga dan masa depan anak-anak Oksibil,” ujarnya.
Masyarakat menyambut positif kegiatan tersebut dan menyatakan kesiapan untuk mulai membudidayakan kopi secara lebih terarah. Diharapkan, sinergi antara Satgas dan warga dapat terus berjalan sehingga potensi kopi Oksibil benar-benar berkembang menjadi komoditas unggulan yang membawa manfaat nyata.
Melalui edukasi budidaya kopi ini, Satgas Swasembada Yonif 751/VJS menegaskan komitmen TNI hadir di perbatasan—menjaga kedaulatan sekaligus menumbuhkan harapan, kemandirian, dan kesejahteraan masyarakat Pegunungan Bintang.














