Palembang | Duta Berita Nusantara
Media Pers Online Duta Berita Nusantara terus mempertegas perannya sebagai wadah strategis dalam menyiapkan regenerasi jurnalis muda yang profesional dan berdaya saing di Kota Palembang. Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Pimpinan Umum DBN, sekaligus sebagai Direktur Utama PT Barokah Berita Nusantara Ki Bagus Arfan Hasbullah, dalam pertemuan yang digelar di Sekretariat Karang Taruna Kota Palembang, Ahad (18/8/2026).
Pertemuan tersebut dihadiri pengurus Karang Taruna Kota Palembang, jajaran manajemen DBN, serta perwakilan Karang Taruna tingkat kecamatan se-Kota Palembang. Agenda ini menjadi forum awal konsolidasi dan penjajakan kerja sama dalam membangun ekosistem pembinaan jurnalis muda yang berkelanjutan.
Dalam pemaparannya, Arfan Hasbullah menegaskan bahwa Duta Berita Nusantara merupakan Perusahaan Media Pers resmi, bukan organisasi kemasyarakatan (ormas). DBN secara khusus dibentuk untuk membuka ruang edukasi, pembinaan, serta praktik langsung jurnalistik bagi generasi muda yang ingin berkiprah secara profesional di dunia pers.
“DBN dibentuk untuk menyiapkan ruang dan kesempatan bagi generasi muda agar bisa berprestasi di dunia pers dan jurnalistik. Kami ingin mencetak jurnalis yang tidak hanya mampu menulis, tetapi juga memahami etika dan tanggung jawab pers,” ujar Arfan.
Beliau menjelaskan, kedepan DBN akan menjalankan sejumlah program strategis, mulai dari pelatihan jurnalistik berkelanjutan, open recruitment jurnalis muda, program Kesejahteraan Wartawan hingga penyusunan kurikulum pelatihan yang lebih aplikatif.
Metode pelatihan akan dilakukan secara kombinatif, baik melalui pelatihan daring menggunakan Zoom Meeting maupun pelatihan luar ruang (outdoor/outbound) untuk mengasah kemampuan teknis, mental lapangan, dan kepekaan sosial para calon jurnalis.
Selain penguatan sumber daya manusia, DBN juga berkomitmen melakukan pembenahan internal, termasuk penyempurnaan struktur manajemen organisasi, penguatan kolaborasi dengan bidang teknologi informasi (IT), serta pengembangan produk-produk jurnalistik yang adaptif terhadap dinamika media digital saat ini. Fungsi kontrol sosial tetap menjadi ruh utama kerja jurnalistik DBN, yang dijalankan secara profesional, objektif, dan berimbang.

DBN juga membuka kesempatan seluas-luasnya bagi generasi muda yang berminat menjadi jurnalis untuk bergabung. Peserta yang lolos nantinya akan mendapatkan pembinaan, pendampingan, serta proses kaderisasi langsung dari jurnalis internal DBN yang telah berpengalaman di lapangan.
Sementara itu, Pembina/Dewan Redaksi DBN, Icong Djais, menegaskan bahwa jurnalis yang tergabung dalam DBN merupakan jurnalis resmi, eksklusif, dan aktif dalam menjalankan tugas jurnalistik. Ia menekankan pentingnya menjaga solidaritas antar jurnalis serta menghindari praktik-praktik diluar tugas dan fungsi Jurnalis/Wartawan yang dapat mencederai independensi pers.
“Jurnalis DBN itu resmi, eksklusif, dan profesional. Harapannya ke depan bisa ada perwakilan jurnalis DBN di setiap kecamatan di Kota Palembang khususnya maupun diseluruh wilayah kota/kabupaten disetiap Provinsi,” tegas Icong.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Biro DBN Kota Palembang, Muhammad Yusuf.S.Sos, mengingatkan bahwa profesi wartawan menuntut proses belajar yang berkelanjutan. Seorang wartawan menurutnya harus aktif turun ke lapangan, peka terhadap peristiwa, serta mampu mengolah fakta menjadi karya jurnalistik yang layak dan bertanggung jawab.
“Wartawan itu belajar, turun ke lapangan, mengejar berita, lalu mengabarkannya dalam bentuk tulisan,” ungkap Yusuf.
Menutup pertemuan, Ki Bagus Arfan Hasbullah kembali menegaskan bahwa kekuatan utama pers terletak pada komunikasi dan karya tulis. Seorang jurnalis dituntut untuk luwes, memiliki kepekaan sosial, serta mampu menuangkan realitas di tengah masyarakat sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial.
“Yang paling penting adalah action. Menulis, menyampaikan, dan menjalankan peran kontrol sosial,” pungkasnya.
Pertemuan ini menjadi langkah awal kolaborasi antara Karang Taruna Kota Palembang, manajemen DBN, dan Karang Taruna tingkat kecamatan dalam upaya mencetak jurnalis muda yang aktif, kritis, serta berintegritas di Kota Palembang.













