LAMPUNG SELATAN | Duta Berita Nusantara
Camat Sidomulyo, Fran Sinatra Adung, menegaskan pentingnya peran jurnalistik dalam setiap kerja pemerintahan. Menurutnya, program dan kebijakan pemerintah yang tidak dikemas secara jurnalistik akan kehilangan rasa, makna, dan arah komunikasi publik.
“Pekerjaan pemerintah itu ibarat sayur. Kalau tidak dibumbui jurnalistik, rasanya hambar. Tidak sampai ke masyarakat, tidak dipahami, bahkan bisa disalahartikan,” ujar Fran Sinatra Adung saat menyampaikan sambutan dalam acara sarasehan Hari Jadi Forum Jurnalis Sidomulyo (Forjusi), yang pusatkan di taman santap Tiga Saudara di desa Seloretno Kecamatan setempat, Selasa (20/1/2026).
Ia menilai, jurnalistik bukan sekadar alat publikasi, melainkan bagian penting dari proses demokrasi dan transparansi. Tanpa kerja jurnalistik yang profesional, akuntabel, dan berimbang, berbagai program pemerintah berpotensi tidak diketahui masyarakat secara utuh.
Lebih jauh, Fran menekankan bahwa jurnalis memiliki posisi strategis sebagai corong aspirasi masyarakat. Melalui karya jurnalistik, suara warga dapat tersampaikan kepada pemerintah secara objektif dan konstruktif.
“Jurnalistik bukan hanya menyampaikan keberhasilan pemerintah, tetapi juga menjadi ruang kritik, masukan, dan kontrol sosial. Di situlah fungsi pers sebagai mitra sekaligus pengawas berjalan,” tegasnya.
Ia berharap Forjusi dapat terus menjaga independensi, integritas, serta keberpihakan pada kepentingan publik, sehingga sinergi antara pemerintah dan insan pers dapat terjalin sehat dan produktif demi kemajuan wilayah Sidomulyo.
“Selamat HUT Forjusi. Semoga semakin solid, independen, dan terus berkontribusi mencerdaskan masyarakat melalui karya jurnalistik,” pungkasnya.














