AgamaBerita

Kabar Gembira! Kemenag Sumsel Cairkan TPG Januari-Februari 2026 untuk 2.435 Guru Madrasah Non-ASN

5
×

Kabar Gembira! Kemenag Sumsel Cairkan TPG Januari-Februari 2026 untuk 2.435 Guru Madrasah Non-ASN

Sebarkan artikel ini

Palembang | Duta Berita Nusantara

Kabar gembira menghampiri ribuan tenaga pendidik di Sumatera Selatan. Kanwil Kemenag Sumsel melalui Bidang Pendidikan Madrasah resmi memulai proses pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi guru madrasah non-ASN untuk periode Januari dan Februari 2026.

Pencairan yang dinanti-nanti ini mencakup guru yang telah memiliki jabatan fungsional (inpassing) maupun yang belum. Kepastian ini muncul setelah Surat Keterangan Analisis Kelayakan Penerima Tunjangan (SKAKPT) diterbitkan pada 9 Maret 2026 melalui aplikasi EMIS-GTK.

Kakanwil Kemenag Sumsel, Syafitri Irwan, didampingi Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, Ishak, menegaskan bahwa pihaknya langsung mengambil langkah taktis begitu regulasi teknis tersedia. “Setelah Petunjuk Teknis (Juknis) dan sistemnya dinyatakan siap, kami langsung bergerak cepat menggelar rapat koordinasi guna mempercepat proses pembayaran TPG ini,” ujar Syafitri di Palembang, Rabu (11/03/2026).

Data Penerima dan Jadwal Masuk Rekening

Berdasarkan data yang terverifikasi, terdapat 2.435 guru yang dinyatakan layak menerima tunjangan kali ini. Syafitri menjamin bahwa seluruh penerima telah melewati proses verifikasi ketat melalui sistem EMIS-GTK sesuai dengan kriteria yang diatur dalam Juknis.

Kabar baiknya, para guru tidak perlu menunggu lama lagi untuk merasakan manfaatnya. “Dana TPG untuk 2.435 guru tersebut sudah mulai masuk ke rekening masing-masing terhitung sejak tanggal 11 Maret 2026,” imbuhnya.

Langkah ini merupakan wujud nyata komitmen Kementerian Agama dalam menjaga kesejahteraan garda terdepan pendidikan. Dengan cairnya tunjangan ini, diharapkan motivasi para guru dalam mendidik generasi bangsa semakin berlipat ganda. “Pemerintah berharap dukungan ini dapat menguatkan peran guru sebagai garda terdepan dalam membentuk karakter dan masa depan generasi bangsa,” pungkas Syafitri.

Sumber:

(Humas Kemenag Sumsel)