BeritaPalembangPolri

Kapolda Sumsel Akselerasi Kompetensi SDM Polri, Dorong Profesionalisme dan Digitalisasi Pelayanan

8
×

Kapolda Sumsel Akselerasi Kompetensi SDM Polri, Dorong Profesionalisme dan Digitalisasi Pelayanan

Sebarkan artikel ini

Polda Sumatera Selatan mempercepat transformasi institusi dengan meningkatkan kompetensi SDM Polri. Kapolda Sumsel Sandi Nugroho menegaskan pentingnya profesionalisme, etika, dan digitalisasi pelayanan dalam menjawab tantangan kepolisian modern.

Duta Berita Nusantara | PALEMBANG

Polda Sumatera Selatan terus mempercepat transformasi institusi dengan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) Polri guna mendukung program pembangunan nasional serta visi Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

Kapolda Sumsel, Sandi Nugroho, menegaskan komitmen tersebut saat memimpin kegiatan evaluasi dan paparan tugas pokok fungsi Biro SDM di Ruang Cafe 96 Gedung Promoter Polda Sumsel, Senin (6/4/2026).

Dalam arahannya, Kapolda menekankan bahwa kualitas SDM menjadi kunci utama dalam menjawab tantangan tugas kepolisian di era modern. Ia meminta seluruh jajaran tidak hanya fokus pada jumlah personel, tetapi juga meningkatkan kualitas, kompetensi, keterampilan teknis, serta etika profesi.

“Kompetensi anggota menjadi syarat utama agar pelaksanaan tugas di lapangan berjalan profesional. Kualitas harus menjadi prioritas,” tegasnya.

Kapolda juga menyoroti pentingnya kesiapan mental dan integritas setiap personel. Menurutnya, dua hal tersebut menjadi fondasi utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

Lebih lanjut, ia menginstruksikan seluruh satuan kerja untuk membangun budaya belajar secara berkelanjutan di lingkungan internal. Ia menilai peningkatan kemampuan tidak selalu bergantung pada anggaran besar, melainkan dapat dilakukan melalui pemanfaatan pengalaman personel senior, pelatihan rutin, serta pembelajaran mandiri.

“Pelatihan harus menjadi kebutuhan dasar, bukan sekadar formalitas. Personel harus siap menjalankan tugas dengan baik dan benar sesuai harapan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa kebijakan pengembangan SDM tahun 2026 akan difokuskan pada digitalisasi pelayanan serta sistem rekrutmen yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (BETAH).

Ia menjelaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari implementasi program Presisi Kapolri yang menitikberatkan pada modernisasi organisasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Kami berkomitmen mempercepat peningkatan kompetensi anggota di seluruh jajaran agar mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Peningkatan kualitas SDM ini diyakini akan berdampak langsung pada penguatan pelayanan publik serta stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Sumatera Selatan.

Dengan personel yang profesional, adaptif, dan berintegritas, Polri diharapkan mampu memberikan jaminan keamanan yang optimal sekaligus mendukung iklim investasi dan pembangunan daerah.

Melalui langkah strategis ini, Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus bertransformasi menjadi institusi yang modern, profesional, dan responsif terhadap perkembangan zaman, sekaligus mendukung agenda nasional menuju Indonesia yang maju dan berdaya saing.