BeritaPalembangSumsel

Kelurahan Kepandean Baru Gelar Musrenbang, Serap Aspirasi Infrastruktur dan Kesehatan Masyarakat

103
×

Kelurahan Kepandean Baru Gelar Musrenbang, Serap Aspirasi Infrastruktur dan Kesehatan Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Duta Berita Nusantara | PALEMBANG

Kelurahan Kepandean Baru, Kecamatan Ilir Timur I, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) pada Kamis (15/1/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Kegiatan ini menjadi forum tahunan untuk menyerap aspirasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan kelurahan.

Musrenbang tersebut dihadiri oleh Lurah Kepandean Baru Agustini, S.Sos., M.Si., Babinsa Sertu Bakat Widodo, Kasi PMK Kecamatan Ilir Timur I Amir Hamzah, SH., M.Si., Plh Kepala Puskesmas Merri Nurmala Sari, SKM., MKM., serta tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna.

Mengawali sambutannya, Lurah Kepandean Baru Agustini menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang hadir dan telah berpartisipasi dalam kegiatan Musrenbang. Ia menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat sangat penting dalam menentukan arah pembangunan di tingkat kelurahan.

“Musrenbang ini menjadi ruang bagi warga untuk menyampaikan aspirasi dan kebutuhan di lingkungan masing-masing. Semua masukan akan kita catat sebagai bahan perencanaan pembangunan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Agustini juga menyampaikan sejumlah usulan yang berasal dari warga, di antaranya perbaikan jalan Gang Seblat RT 01 serta pemasangan dan perbaikan lampu penerangan jalan di Lorong Klenteng. Ia menyebutkan bahwa warga mengusulkan penambahan enam titik lampu jalan, mengingat beberapa titik yang sebelumnya telah diperbaiki kini kembali tidak berfungsi.

Sementara itu, Kasi PMK Kecamatan Ilir Timur I Amir Hamzah menjelaskan bahwa Musrenbang merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari mekanisme perencanaan pembangunan berjenjang.

“Musrenbang ini sudah berjalan setiap tahun dan menjadi kegiatan rutin dalam penyusunan laporan perencanaan pembangunan. Semua usulan dari kelurahan akan diinput di tingkat kecamatan, kemudian diteruskan ke dinas-dinas terkait,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa seluruh usulan tersebut selanjutnya akan diverifikasi di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) sebelum ditetapkan sebagai program pembangunan, menyesuaikan dengan skala prioritas dan kemampuan anggaran.

Sebelum musyawarah dimulai, Puskesmas Dempo juga memberikan layanan cek kesehatan gratis bagi warga yang hadir. Layanan ini dimanfaatkan masyarakat sebagai upaya deteksi awal kondisi kesehatan.

Plh Kepala Puskesmas Merri Nurmala Sari menyampaikan sejumlah program dan kegiatan kesehatan yang dijalankan puskesmas, termasuk Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) sebagai forum pembahasan permasalahan kesehatan di tingkat masyarakat.

Ia juga menjelaskan beberapa inovasi layanan kesehatan, di antaranya Sigap Sehat, yaitu sistem integrasi layanan gawat darurat dengan dukungan ambulans berukuran kecil yang mampu menjangkau lorong-lorong sempit. Selain itu, terdapat Layanan Pasti Sehat yang memfasilitasi pendaftaran KIS dan BPJS Kesehatan bagi warga yang belum memiliki jaminan kesehatan, serta inovasi Kawal Sehat berupa layanan kunjungan rumah terintegrasi untuk memantau kondisi kesehatan masyarakat, khususnya lansia dan warga dengan keterbatasan akses layanan kesehatan.

Dalam Musrenbang tersebut, pihak puskesmas juga mengusulkan agar setiap kelurahan memiliki minimal satu Puskesmas Pembantu (Pustu) guna memperluas jangkauan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Melalui Musrenbang ini, diharapkan aspirasi warga Kelurahan Kepandean Baru dapat terakomodir dengan baik dan menjadi dasar perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran, baik di bidang infrastruktur maupun pelayanan kesehatan.(Citra/Dbn)