Berita

Kembalikan Fungsi Jalan dan Trotoar, Aparat Gabungan TNI, Polri dan Satpol PP Tertibkan Pasar Girian

6
×

Kembalikan Fungsi Jalan dan Trotoar, Aparat Gabungan TNI, Polri dan Satpol PP Tertibkan Pasar Girian

Sebarkan artikel ini

Duta Berita Nusantara | BITUNG

Personel TNI dari Koramil 1310-01/Bitung Kodim 1310/Bitung bersama anggota Polres Bitung dan Satpol PP Kota Bitung, turun ke Pasar Girian melakukan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) yang menempati Fasilitas Umum (Fasum), di Lokasi Pasar Girian Kel. Girian Weru Satu Kec. Girian Kota Bitung, Rabu (18/02/2026).

Kegiatan ini diawali dengan apel pengecekan yang dipimpin oleh Kapolsek Matuari AKP Fareintina, STRK, dan dihadiri oleh Kasatpol PP Bitung Bpk. Steven Suluh, Direksi Perumda Pasar Bitung Bpk. Ramlan Makialo, Babinsa Kelurahan Girian Weru Satu Pelda Agus Ali bersama Anggota Koramil 1310-01/Bitung, Babhinkamtibmas Aipda Rizki Asyad, Anggota Polres Bitung, Satpol PP Kota Bitung serta perangkat Perumda Pasar Kota Bitung.

Kegiatan penertiban ini menyasar lapak-lapak yang berdiri di atas trotoar, drainase serta pinggir jalan yang dinilai mengganggu ketertiban umum serta merusak estetika kota. Dalam penertiban aparat mengedepankan cara-cara humanis dan persuasif, dengan memberikan pemahaman kepada para pedagang mengenai pentingnya menjaga fungsi fasilitas umum.

Dikonfirmasi, Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ, menegaskan bahwa penertiban ini bukan semata-mata tindakan penegakan aturan, melainkan bagian dari upaya penataan kawasan agar lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Dikatakannya, Pemerintah Kota Bitung terus berkomitmen melakukan penataan ruang kota secara berkelanjutan, dengan tetap memperhatikan aspek sosial dan ekonomi masyarakat.

Melalui pendekatan yang humanis diharapkan mampu menciptakan keseimbangan antara penegakan regulasi dan keberlangsungan usaha warga.

“Tindakan ini bukan bentuk represif, melainkan upaya mengembalikan fungsi fasilitas umum agar dapat digunakan sebagaimana mestinya oleh masyarakat, khususnya pejalan kaki,” tutur Dandim.

“Kehadiran unsur TNI, Polri, dan aparat terkait bersama tokoh masyarakat memastikan proses pembongkaran berlangsung aman dan tertib,” sambungnya.