AgamaBerita

Lantik Pejabat Baru, Kakanwil Kemenag Sumsel: Jabatan adalah Amanah, Fokus pada Tupoksi dan Kekuatan Do’a Keluarga

6
×

Lantik Pejabat Baru, Kakanwil Kemenag Sumsel: Jabatan adalah Amanah, Fokus pada Tupoksi dan Kekuatan Do’a Keluarga

Sebarkan artikel ini

Duta Berita Nusantara |Palembang

Kakanwil Kemenag Sumsel Syafitri Irwan melantik sejumlah pejabat di lingkungan Kemenag Sumsel. Acara yang berlangsung khidmat di Aula Kanwil Kemenag Sumsel ini dihadiri Kabag Tata Usaha Taufiq, para Kepala Bidang dan Pembimbing Masyarakat, Kepala Kankemenag Kota Palembang, Muara Enim, dan Prabumulih, serta Ketua DWP Kanwil Emilia Syafitri Irwan beserta pengurus.

Adapun pejabat yang dilantik adalah Budiman sebagai Kepala Seksi Bimas Islam Kankemenag Kota Prabumulih, Alfarizal sebagai Kepala Seksi Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam Kankemenag Kota Pagaralam, serta Zairin sebagai Kepala Seksi Bimas Islam Kankemenag Kabupaten Muara Enim.

Kakanwil dalam arahannya menekankan bahwa jabatan yang diemban merupakan sebuah anugerah sekaligus tanggung jawab besar yang harus dijaga. Ia mengingatkan bahwa kewenangan yang menyertai jabatan harus digunakan untuk melahirkan kebijakan yang membawa kebaikan bagi masyarakat.

Ada momen menyentuh saat Kakanwil memberikan pesan khusus kepada para istri pejabat yang baru dilantik. Syafitri menegaskan bahwa keberhasilan seorang suami dalam menjalankan tugas negara tidak lepas dari dukungan dan do’a tulus sang istri.

“Jangan pernah berhenti mendoakan suami. Doakan agar tetap kuat dan teguh. Saya pribadi merasakan betul, ketegaran kita sebagai pemimpin seringkali bersumber dari doa-doa sunyi istri kita di sepertiga malam,” ungkap Syafitri.

Kakanwil juga berpesan agar para istri tetap bersabar mendampingi suami yang mengabdi demi umat, sembari menjaga keharmonisan keluarga dan anak-cucu di rumah.

Profesionalisme dan Larangan “Offside” Tugas

Terkait kinerja organisasi, Kakanwil memberikan teguran halus namun tegas mengenai distribusi pekerjaan. Ia meminta setiap pejabat untuk fokus pada tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) masing-masing sesuai aturan yang berlaku.

“Fokus saja dengan apa yang menjadi kewenangan bapak-bapak. Saya tidak ingin melihat ada pejabat yang mengurusi pekerjaan di luar bidangnya atau ‘masuk’ ke wilayah kerja orang lain. Jika satu orang mengerjakan semuanya, itu bukan keberhasilan pimpinan, melainkan kegagalan dalam mendistribusikan tugas,” tega Syafitri.

Semarakkan Ramadan dan Program Keagamaan

Menutup arahannya, Syafitri mengajak seluruh jajaran untuk menyambut bulan suci Ramadan dengan meningkatkan kualitas ibadah. Ia menginstruksikan agar program-program keagamaan di masjid dan wilayah kecamatan digerakkan secara masif.

“Tolong digerakkan, jangan sampai ada wilayah atau masjid yang sepi dari kegiatan. Pastikan syiar Islam dan pelayanan kepada umat berjalan optimal selama bulan suci ini,” pungkasnya.

Sumber:

(Humas Kemenag Sumsel)