Duta Berita Nusantara | PALEMBANG
Kepolisian Daerah Sumatera Selatan melalui Direktorat Lalu Lintas mengintensifkan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) tahun 2026 sebagai langkah strategis dalam menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) pada momentum arus balik Lebaran.
Langkah ini merupakan penguatan dari pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026 yang difokuskan untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan pasca perayaan Idul Fitri, khususnya pada jalur utama di wilayah Sumatera Selatan.
Berdasarkan data pemantauan, peningkatan volume kendaraan terjadi signifikan sejak H-5 hingga H+3, didominasi kendaraan pribadi dan roda dua. Puncak arus balik diprediksi terjadi pada H+2 dan H+3 dengan konsentrasi pergerakan menuju Kota Palembang.
Dalam rangka mengantisipasi kondisi tersebut, Ditlantas Polda Sumsel telah menempatkan personel secara maksimal di Pos Pengamanan (Pospam), Pos Pelayanan (Posyan), dan Pos Terpadu di titik-titik strategis. Fokus pengamanan diarahkan pada jalur rawan kemacetan dan kecelakaan, seperti Jalur Lintas Timur, Jalur Lintas Tengah, serta kawasan pasar tumpah dan destinasi wisata.
Berbagai rekayasa lalu lintas juga diterapkan secara situasional, mulai dari sistem satu arah (one way), contra flow terbatas, hingga percepatan penguraian kendaraan pada titik kepadatan. Tim urai kemacetan disiagakan dengan target respon cepat untuk menangani hambatan di lapangan seperti kecelakaan, kendaraan mogok, maupun penyempitan jalan.
Selain itu, penguatan KRYD dilakukan melalui patroli skala besar, khususnya pada malam hari. Kegiatan ini menyasar pelanggaran kasat mata, balap liar, serta pengawasan kendaraan bertonase besar atau Over Dimension Over Loading (ODOL).
Dirlantas Polda Sumsel, Kombes Pol Maesa Soegriwo, menegaskan bahwa seluruh personel diminta tetap siaga dan mengutamakan keselamatan masyarakat.
Seluruh kegiatan juga didukung pemantauan melalui Traffic Management Center (TMC) dan jaringan CCTV guna memastikan kondisi lalu lintas dapat terpantau secara real time, terutama saat cuaca hujan yang berpotensi mengganggu visibilitas pengendara.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian operasi dilaksanakan secara profesional dan terukur.
“Kami memastikan seluruh jajaran hadir di tengah masyarakat untuk memberikan pelayanan maksimal. Melalui KRYD dan Operasi Ketupat Musi ini, Polda Sumsel berkomitmen menjaga stabilitas keamanan dan memastikan arus balik berjalan aman dan lancar,” ujarnya.
Polda Sumatera Selatan juga mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kondisi fisik saat berkendara, serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.
Polda Sumatera Selatan memastikan pengamanan arus balik Lebaran 2026 akan terus dioptimalkan hingga situasi lalu lintas kembali normal dan kondusif di seluruh wilayah.














