PRABUMULIH | Duta Berita Nusantara
Aksi pencurian dengan kekerasan (curas) yang menimpa seorang mahasiswi di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, viral di media sosial setelah terjadi pada Senin malam (23/3/2026) sekitar pukul 19.35 WIB.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di dekat SDN 12 Prabumulih, Kelurahan Patih Galung, Kecamatan Prabumulih Barat.
Korban diketahui berinisial F.R. (26), seorang mahasiswi yang berdomisili di wilayah Prabumulih Barat. Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam tahun 2022 dengan estimasi kerugian mencapai Rp13 juta.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kejadian bermula saat korban mengendarai sepeda motor seorang diri dari arah Pasar Prabumulih menuju kediamannya.
Saat melintas di lokasi kejadian, korban dipepet oleh dua orang pelaku yang juga menggunakan sepeda motor. Salah satu pelaku sempat mencoba mengambil kunci kontak, namun gagal.
Pelaku kemudian menendang kendaraan korban hingga terjatuh. Dalam kondisi tersebut, pelaku mengancam korban menggunakan senjata tajam sehingga korban tidak dapat melakukan perlawanan.
Setelah berhasil menguasai situasi, pelaku membawa kabur sepeda motor milik korban dan melarikan diri ke arah Muara Enim.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, jajaran Polsek Prabumulih Barat bersama Polres Prabumulih langsung bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi, serta menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi.
Selain itu, petugas juga melakukan pemetaan jalur pelarian pelaku dan berkoordinasi dengan tim operasional guna mempercepat pengungkapan kasus.
Kapolda Sumsel, Irjen Pol Sandi Nugroho, menegaskan bahwa kasus kejahatan jalanan menjadi perhatian serius pihak kepolisian.
“Kami memastikan setiap laporan masyarakat ditindaklanjuti dengan serius. Pelaku akan kami kejar hingga tertangkap,” tegasnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyampaikan bahwa proses penyelidikan masih terus berlangsung.
“Penyidik telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan bukti. Saat ini fokus kami adalah mengidentifikasi serta menangkap pelaku,” ujarnya.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat berkendara pada malam hari dan di lokasi yang sepi.
Hingga saat ini, penyidik masih melakukan pengembangan dan pengejaran terhadap kedua pelaku yang masih berstatus orang tidak dikenal.














