dutaberitanusantara.com | Banten
Gubernur Banten Andra Soni menegaskan aparatur di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten harus mengutamakan pelayanan kepada masyarakat. Terutama layanan yang berkaitan langsung dengan kepentingan publik, menurutnya, wajib terus ditingkatkan oleh seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).
“Kita ini pelayan masyarakat, bukan dilayani. Jadi saya berharap OPD lebih giat lagi ke depan dan lebih mengutamakan melayani masyarakat,” ujar Andra Soni usai memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) OPD di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Kamis (19/2/2026).
Dalam rapat tersebut, Andra Soni juga melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program serta kinerja seluruh OPD. Ia menekankan pentingnya penyebarluasan informasi terkait kinerja pemerintah kepada masyarakat luas agar publik mengetahui program yang telah dikerjakan beserta dampaknya.
“Kita ingin masyarakat tahu apa yang dikerjakan oleh masing-masing perangkat daerah dan apa dampaknya. Kalau tidak ada yang disampaikan, publik bisa menilai kita tidak melakukan apa-apa. Karena itu, OPD harus aktif menyampaikan informasi,” katanya.
Selain evaluasi kinerja, Gubernur juga memaparkan capaian indikator pembangunan Provinsi Banten sepanjang 2025 yang menunjukkan tren positif di berbagai sektor. Capaian tersebut, menurutnya, harus menjadi motivasi untuk bekerja lebih optimal pada 2026.
Ia menegaskan bahwa setiap keberhasilan tidak boleh membuat aparatur berpuas diri, melainkan menjadi tantangan untuk mencapai hasil yang lebih baik lagi ke depan.
“Setiap hasil baik selain dipuji, juga harus ditantang untuk bisa lebih baik lagi. Kepuasan tidak ada batasnya, kita harus terus naik,” ujarnya.
Menjelang satu tahun masa kepemimpinannya, Andra Soni juga menyatakan komitmennya untuk bekerja maksimal dalam memenuhi ekspektasi masyarakat Banten. Ia meminta seluruh perangkat daerah melakukan percepatan pembangunan secara tepat sasaran serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Saya butuh dukungan. OPD harus punya rasa tidak enak kepada masyarakat kalau pelayanan belum optimal. Apa yang dirasakan masyarakat harus kita rasakan juga. Semua yang kita rencanakan harus bisa lebih cepat dan tepat sasaran,” pungkasnya.(Hadi)














