Aceh UtaraTNI AD

Aksi Cepat Prajurit Yonzipur 5/ABW Tuntaskan Jembatan Aramco di Langkahan Pasca Banjir

6
×

Aksi Cepat Prajurit Yonzipur 5/ABW Tuntaskan Jembatan Aramco di Langkahan Pasca Banjir

Sebarkan artikel ini

Duta Berita Nusantara | Aceh Utara

Personel Yonzipur 5/ABW menunjukkan dedikasi tinggi dalam memulihkan infrastruktur yang lumpuh akibat bencana banjir di Kabupaten Aceh Utara. Sebanyak 15 prajurit ahli Zeni diterjunkan langsung ke Desa Bukit Linteng, Kecamatan Langkahan, untuk menggarap pembangunan Jembatan Aramco. Kegiatan ini dikawal ketat oleh Babinsa Koramil 29/LKH, Serda Ardan, guna memastikan pengerjaan teknis di lapangan berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat setempat. Jumat (13/2/2026).

Di bawah terik matahari, para prajurit Yonzipur 5/ABW tampak bahu-membahu melakukan percepatan pada fase finishing. Fokus utama saat ini adalah pengecoran balok penyangga dan perataan lantai jembatan guna menjamin keamanan konstruksi. Jembatan Aramco ini dirancang sebagai solusi taktis yang kokoh untuk menggantikan akses jalan yang sebelumnya terputus total, sehingga mobilitas warga desa dapat segera kembali normal.

Operasi alat berat jenis Beko Komatsu 320 menjadi tumpuan utama dalam menata struktur bawah jembatan yang berat. Dengan presisi tinggi, personel di lapangan mengarahkan alat berat tersebut untuk menempatkan material Aramco dan melakukan penimbunan yang padat. Sinergi antara operator alat berat dan tenaga ahli dari Yonzipur 5/ABW membuat pekerjaan yang berat menjadi lebih efektif dan terukur secara teknis.

Hingga hari ini, progres pengerjaan fisik di lapangan telah menyentuh angka 88%. Capaian signifikan ini merupakan hasil kerja keras tanpa lelah dari 15 personel Yonzipur 5/ABW yang terus mengebut pengerjaan meski medan di lokasi masih cukup menantang pasca bencana. Dengan sisa 12% pengerjaan lagi, jembatan ini diprediksi akan segera dapat dilalui kendaraan dalam waktu yang sangat dekat.

Kehadiran TNI di tengah kesulitan rakyat pasca banjir ini menjadi bukti nyata kemanunggalan yang tak terpisahkan. Pembangunan Jembatan Aramco di wilayah Koramil 29/LKH bukan sekadar proyek fisik, melainkan simbol hadirnya negara melalui tangan prajurit Yonzipur 5/ABW untuk membangkitkan kembali urat nadi perekonomian warga Desa Bukit Linteng dan sekitarnya.