Lubuklinggau | Duta Berita Nusantara
Seorang atlet karate berinisial SR berhasil menggagalkan percobaan rudapaksa yang diduga dilakukan oleh seorang tukang ojek berinisial B. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu malam (4/3/2026) di kawasan jalan sepi di Kota Lubuklinggau.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat SR bersama rekan-rekannya dari salah satu perguruan karate di Lubuklinggau mengadakan acara buka puasa bersama di sebuah restoran siap saji di kawasan Watervang.
Setelah acara selesai sekitar pukul 19.00 WIB, para peserta mulai kembali ke rumah masing-masing. Sebagian dijemput oleh keluarga, ada yang menggunakan kendaraan pribadi, dan ada pula yang menggunakan jasa ojek.
SR yang hendak pulang ke rumahnya di kawasan jalan Arjuna, kelurahan Marga Mulya memilih menggunakan jasa ojek karena waktu sudah malam dan kendaraan yang melintas tidak terlalu banyak. Seorang tukang parkir di lokasi kemudian membantu mencarikan ojek.
Tidak lama kemudian datang seorang tukang ojek berinisial B yang bersedia mengantar SR menuju alamat yang dimaksud.
Namun di tengah perjalanan, tepatnya saat melintas di depan Kantor Dinas Kesehatan Kota Lubuklinggau, pengemudi ojek tersebut tiba-tiba berbelok menuju Jalan Diponegoro arah Majapahit.
Korban sempat menanyakan alasan pengemudi mengambil jalur tersebut karena biasanya perjalanan menuju Marga Mulya cukup lurus melalui jalan utama.
“Kenapa lewat sini, Bang?” tanya korban saat itu.
Namun pelaku hanya menjawab singkat bahwa jalur tersebut tidak masalah untuk dilewati.
Sekitar 100 meter memasuki Jalan Diponegoro, pelaku kembali berbelok ke kiri menuju sebuah jalan yang gelap dan sepi yang diduga menuju area kebun.
Merasa ada yang tidak beres, korban kembali menanyakan tujuan pelaku. Namun pertanyaan itu tidak dijawab.
Pelaku justru menghentikan sepeda motornya, turun, dan diduga mencoba melakukan tindakan tidak senonoh terhadap korban dengan mendorongnya ke area kebun.
Menyadari dirinya dalam bahaya, SR yang merupakan atlet karate spontan melakukan perlawanan.
Korban juga berteriak meminta pertolongan, namun karena lokasi kejadian cukup jauh dari pemukiman warga, teriakannya tidak terdengar.
Pelaku bahkan sempat kembali mencoba menyerang sehingga terjadi perlawanan sengit antara korban dan pelaku.
Memanfaatkan kelengahan pelaku, korban akhirnya berhasil melarikan diri dari lokasi kejadian menuju Jalan Yos Sudarso.
Dalam kondisi panik dan ketakutan, SR berlari hingga sampai di depan sebuah warung pecel yang berada di seberang Kantor Dinas Kesehatan.
Korban kemudian meminta pertolongan kepada pedagang di lokasi tersebut.
Pedagang itu membantu menenangkan korban serta menghubungi pihak keluarga SR.
Tidak lama kemudian keluarga korban datang dan langsung membawa SR untuk melaporkan kejadian tersebut ke Polres Lubuklinggau.
Setelah membuat laporan ke pihak kepolisian kemudian korban segera menjalani visum di rumah sakit pada malam itu juga guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Saat ini pihak kepolisian Tim Macan Linggau sudah menangkap pelaku dan selanjutnya untuk proses penyelidikan lebih lanjut.














