BeritaPalembangPolri

Kapolda Sumsel Tekankan Audit Kinerja sebagai Instrumen Strategis Dukung Program Presiden

12
×

Kapolda Sumsel Tekankan Audit Kinerja sebagai Instrumen Strategis Dukung Program Presiden

Sebarkan artikel ini

Pendekatan risk-based audit Itwasda 2026 jadi kunci peningkatan akuntabilitas dan kepercayaan publik.

Duta Berita Nusantara | Palembang

Polda Sumatera Selatan terus memperkuat peran strategisnya dalam mendukung agenda pembangunan nasional melalui penguatan tata kelola organisasi yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.

Komitmen tersebut ditegaskan oleh Kapolda Sumsel, Sandi Nugroho, saat membuka Taklimat Awal Audit Kinerja Itwasda Tahap I Tahun Anggaran 2026 di Auditorium Gedung Presisi Polda Sumsel, Rabu (8/4/2026).

Dalam arahannya, Kapolda menegaskan bahwa audit kinerja bukan sekadar kegiatan administratif, melainkan instrumen strategis untuk memastikan seluruh program kepolisian berjalan selaras dengan kebijakan Presiden Republik Indonesia serta program prioritas Kapolri.

Menurutnya, audit ini juga menjadi mekanisme kontrol penting agar setiap perencanaan dan pelaksanaan tugas berbasis manajemen risiko, sehingga penggunaan anggaran negara dan sumber daya Polri memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Kapolda menjelaskan bahwa pendekatan risk-based audit yang diterapkan tahun ini akan memfokuskan pengawasan pada area dengan tingkat kerawanan tinggi, guna meminimalisir potensi penyimpangan sejak tahap perencanaan.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberhasilan Polri tidak hanya diukur dari penegakan hukum, tetapi juga dari sejauh mana kehadiran polisi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Audit kinerja ini adalah cermin pengabdian. Saya mengajak seluruh jajaran untuk terus bertanya kepada diri sendiri: sudahkah kita berbuat baik hari ini, karena pada hakikatnya tugas kepolisian adalah memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel, Nandang Mu’min Wijaya, menyampaikan bahwa penguatan fungsi pengawasan internal merupakan langkah konkret untuk menjaga marwah institusi.

Ia menegaskan bahwa seluruh program dijalankan secara profesional, transparan, dan akuntabel sebagai bagian dari komitmen mendukung program strategis pemerintah sekaligus meningkatkan kepercayaan publik.

Menurutnya, penguatan tata kelola organisasi akan berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta stabilitas keamanan di wilayah Sumatera Selatan.

Melalui audit kinerja yang konstruktif dan berbasis risiko, Polda Sumsel optimistis mampu membangun organisasi yang modern, responsif, dan terpercaya.

Langkah ini sekaligus menegaskan kesiapan Polda Sumsel sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas kamtibmas serta mengawal suksesnya program prioritas nasional di wilayah Sumatera Selatan.