Tabanan

Puskor Hindunesia Bergerak Cepat, Koordinasikan Bedah Rumah Warga Terdampak Bencana di Tabanan

15
×

Puskor Hindunesia Bergerak Cepat, Koordinasikan Bedah Rumah Warga Terdampak Bencana di Tabanan

Sebarkan artikel ini

Duta Berita Nusantara  |Tabanan, Bali

Pusat Koordinasi Hindunesia (Puskor Hindunesia) menunjukkan kepedulian sosial dengan bergerak cepat menindaklanjuti musibah yang menimpa salah satu warga di Banjar Dinas Tegayang, Desa Penatahan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Bali.

Ketua Umum Puskor Hindunesia, Ida Bagus Susena, turun langsung ke lokasi setelah menerima informasi adanya rumah warga yang jebol akibat cuaca ekstrem. Peristiwa tersebut terjadi sekitar lima hari lalu, saat hujan lebat disertai angin kencang melanda wilayah tersebut.

Pemilik rumah, Wayan Karem, kepada awak media menuturkan bahwa kondisi rumahnya memang sudah rapuh. Struktur bangunan yang berdiri di atas tanah labil serta material bambu pada bagian atap yang sudah lapuk menjadi penyebab utama rumahnya mudah rusak saat diterpa cuaca buruk.

Wayan Karem diketahui berprofesi sebagai petani dan tinggal bersama istri serta anaknya yang telah lama menderita sakit, sehingga kondisi ini semakin memperberat beban keluarganya.

Kepala Wilayah (Kawil) Tegayang, I Wayan Widi, membenarkan kondisi tersebut. Ia menyatakan bahwa rumah Wayan Karem memang sudah tidak layak huni dan sangat rentan mengalami kerusakan.

Dalam kunjungan tersebut, Ida Bagus Susena didampingi oleh sejumlah tokoh dan aparat setempat, di antaranya Kawil Tegayang I Wayan Widi, Bendesa Adat Tegayang Wayan Suarna, serta Bhabinkamtibmas Desa Penatahan I Gusti Ketut Sukaryana.

Kehadiran mereka bertujuan untuk melakukan koordinasi lintas elemen guna mencari solusi terbaik, termasuk rencana bedah rumah agar keluarga Wayan Karem dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak.

Pada kesempatan itu, Ida Bagus Susena juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama bergotong royong membantu meringankan beban korban.

“Kami mengetuk hati masyarakat untuk bersama-sama bahu-membahu membantu, agar rumah ini bisa segera diperbaiki dan kembali layak huni,” ujarnya.

Sementara itu, Bendesa Adat Tegayang, Wayan Suarna, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian Puskor Hindunesia yang telah turun langsung ke lapangan.

Ia juga menegaskan akan segera menyampaikan informasi tersebut kepada krama adat agar dapat turut berpartisipasi dalam membantu pembangunan rumah tersebut.

“Tujuan kita adalah saling membantu dan meringankan beban sesama krama yang sedang tertimpa musibah,” ungkapnya.

Langkah cepat dan sinergi antara Puskor Hindunesia, aparat, serta masyarakat diharapkan dapat segera mewujudkan hunian sederhana yang layak bagi keluarga Wayan Karem.(Gede)