BadungBALIBerita

Upacara Sudhi Wadani Berlangsung Khidmat di Kantor PHDI Badung

8
×

Upacara Sudhi Wadani Berlangsung Khidmat di Kantor PHDI Badung

Sebarkan artikel ini

Duta Berita Nusantara | Badung

Upacara Sudhi Wadani atau prosesi penyucian diri untuk memeluk agama Hindu berlangsung dengan khidmat di Kantor Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Badung, Selasa (15/4/2025).

Sejak pagi hari sekitar pukul 09.00 WITA, para peserta yang akan mengikuti prosesi Sudhi Wadani mulai berdatangan dengan penuh kesadaran dan ketulusan untuk menjalani upacara sakral tersebut. Suasana langit yang cerah turut menambah kekhidmatan jalannya acara.

Selain para peserta, kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh umat, para pengelingsir, serta perwakilan lembaga keagamaan, di antaranya dari Kementerian Agama Kabupaten Badung, PHDI Kabupaten Badung, Puskor Hindunesia, serta unsur lembaga umat lainnya.

Prosesi Sudhi Wadani dimulai tepat pukul 10.00 WITA dengan persembahyangan bersama yang dipimpin oleh pemangku pura. Persembahyangan tersebut bertujuan memohon tuntunan Ida Hyang Widhi Wasa agar para peserta dapat menjalani kehidupan beragama Hindu dengan lebih baik ke depannya.

Dalam upacara tersebut, tercatat lima orang peserta yang mengikuti prosesi Sudhi Wadani, yakni Johan Sabastian, Afira Pati Hadinata, Mahira Luhur Darajati, Wiwik Trilestari, dan Anisa Ayu Kulrohman.

Setelah prosesi upacara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian bimbingan dan pembinaan oleh Ketua PHDI Kabupaten Badung, I Gede Rudia Adiputra. Dalam arahannya, ia menyampaikan bahwa agama Hindu memiliki sifat yang dinamis, luwes, dan fleksibel sehingga umat diharapkan dapat mempelajari ajaran Hindu secara utuh.

“Melalui lembaga Parisada ini, kami memberikan tuntunan kepada mereka yang kembali ke jalan Dharma agar benar-benar memahami bagaimana menjalankan kehidupan beragama secara efektif, efisien, dan penuh kenyamanan,” ujarnya.

Ia juga berharap para pembina di tingkat rumah tangga, tempek, banjar, hingga pesemetonan desa adat dapat memahami ajaran agama secara menyeluruh sehingga mampu membimbing umat dengan baik.

Menurutnya, seluruh unsur umat, baik walaka, pinandita, maupun pandita, perlu menyamakan frekuensi, langkah, dan pemahaman agar umat Hindu dapat menjadi umat yang maju serta mampu mengikuti perkembangan teknologi di era global saat ini.

Sementara itu, Ketua Puskor Hindunesia Ida Bagus Susena turut memberikan bimbingan kepada para peserta. Ia menyampaikan bahwa kembalinya umat ke jalan Dharma merupakan langkah untuk mencari jalan kesujatian menuju kebahagiaan serta kedamaian lahir dan batin dalam menjalani kehidupan.