BeritaPalembangPendidikan

Suparman Romans: Gubernur Herman Deru Akan Lantik Langsung FKS4 pada 2 Mei

7
×

Suparman Romans: Gubernur Herman Deru Akan Lantik Langsung FKS4 pada 2 Mei

Sebarkan artikel ini

Duta Berita Nusantara | Palembang

Ketua Forum Komite SMA, SMK, dan SLB Provinsi Sumatera Selatan (FKS4), Suparman Romans, memaparkan hasil audiensi dengan Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, yang memastikan pelantikan pengurus FKS4 akan digelar pada 2 Mei 2026 di Bina Praja.

Berikut petikan wawancara dengan Suparman Romans usai pertemuan tersebut:

Apa hasil utama dari audiensi dengan Gubernur?

Kami bersyukur, Pak Gubernur menyatakan kesediaannya untuk melantik langsung pengurus FKS4. Waktunya sudah disepakati pada 2 Mei 2026, bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional.

Mengapa terjadi perubahan jadwal pelantikan?

Perubahan ini merupakan hasil penyesuaian dengan agenda beliau. Setelah kami konsultasikan langsung, diputuskan tanggal tersebut yang paling memungkinkan, sekaligus memiliki makna karena bertepatan dengan Hardiknas.

Bagaimana suasana pertemuan dengan gubernur?

Alhamdulillah berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Beliau juga didampingi TGUPP Bidang Politik, Hukum, dan HAM, Kemas Khoirul Mukhlis.

Apa pesan yang disampaikan Gubernur terkait FKS4?

Beliau menegaskan bahwa forum komite sekolah memiliki peran strategis. Tidak hanya sebagai penyalur aspirasi orang tua, tetapi juga sebagai mitra pemerintah dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan.

Sejauh mana dukungan pemerintah terhadap FKS4?

Pak Gubernur menyampaikan komitmennya untuk mendukung penuh aktivitas FKS4 agar bisa menjalankan fungsi dan perannya secara optimal.

Apa makna pelantikan langsung oleh gubernur bagi FKS4?

Ini menjadi kehormatan sekaligus energi besar bagi kami. Artinya, ada perhatian dan keseriusan dari pemerintah untuk melibatkan forum komite dalam pembangunan pendidikan di Sumatera Selatan.

Langkah ke depan setelah pelantikan?

Kami ingin memastikan FKS4 benar-benar hadir sebagai mitra strategis. Fokus kami adalah membantu menjembatani komunikasi antara orang tua dan sekolah, serta ikut berkontribusi dalam menyelesaikan persoalan pendidikan di daerah. (**)