Duta Berita Nusantara | PALEMBANG
Audiensi paparan penataan Pasar Tumpah Lemabang digelar di Aula Kantor Camat Ilir Timur II, Kelurahan 3 Ilir, Jalan Yos Sudarso, Kota Palembang, Rabu (29/04/2026).
Kegiatan yang difasilitasi pihak kecamatan tersebut dihadiri berbagai unsur, antara lain Danramil 0418, Lurah 3 Ilir, Dinas Perhubungan, Polsek Ilir Timur II, Kapolpos Lemabang, Babinsa, Satpol PP, Linmas, serta perwakilan pedagang, bentor, dan pelaku usaha.
Kasi Trantib Kecamatan Ilir Timur II, Fajar Setiawan, menjelaskan bahwa audiensi ini bertujuan untuk menyampaikan rencana pengelolaan dan penataan Pasar Tumpah Lemabang, khususnya kepada para pedagang.
Dalam paparannya, Fajar menyampaikan bahwa pengelolaan pasar tumpah di area Lemabang, termasuk kawasan sekitar Bank BCA, akan dikelola oleh Koperasi Bungin Sejahtera Palembang berdasarkan kerja sama dengan PD Pasar Palembang Jaya.

“Kerja sama ini telah disepakati dengan jangka waktu satu tahun, termasuk di dalamnya pembinaan serta pengawasan pengelolaan pasar,” jelasnya.
Ia menegaskan, pihak kecamatan hanya berperan sebagai fasilitator dalam mempertemukan pedagang dengan pihak terkait, sementara teknis pengelolaan berada di bawah kewenangan instansi dan pihak pengelola.
Ke depan, pengawasan akan melibatkan sejumlah dinas terkait. Satpol PP akan melakukan pemantauan ketertiban, sementara Dinas Perhubungan akan mengawasi aspek lalu lintas. Evaluasi berkala juga akan dilakukan oleh pihak PD Pasar bersama pemerintah.
Adapun jam operasional Pasar Tumpah Lemabang direncanakan berlaku mulai pukul 04.00 WIB hingga 09.00 WIB, sebagai upaya penataan agar aktivitas perdagangan tetap berjalan tanpa mengganggu ketertiban umum.

Fajar juga mengimbau para pedagang untuk menjaga ketertiban, keamanan, dan kebersihan lingkungan. Termasuk tidak membuang sampah ke saluran air, menjaga fasilitas umum seperti pembatas beton, serta merawat tanaman yang telah disediakan pemerintah.
Sementara itu, Ketua RT 20 Lorong Sehati II, Yohana, turut mengingatkan agar para pedagang tidak menutup akses jalan warga.
“Kami berharap pedagang dapat bekerja sama dan tidak menutup jalan lorong. Kami siap mendukung penertiban demi kenyamanan bersama,” ujarnya.
Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan pasar yang lebih tertib, aman, dan nyaman, baik bagi pedagang maupun masyarakat sebagai konsumen.














