BeritaTangerang Selatan

Tinjau Tiga Taman Baru di Ciputat Timur, Wakil Wali Kota H. Pilar Saga Ichsan Soroti Pemanfaatan dan Perawatan

11
×

Tinjau Tiga Taman Baru di Ciputat Timur, Wakil Wali Kota H. Pilar Saga Ichsan Soroti Pemanfaatan dan Perawatan

Sebarkan artikel ini

Duta Berita Nusantara | Tangerang Selatan

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, H. Pilar Saga Ichsan, bersama jajaran lintas dinas meninjau tiga titik taman yang baru dibangun, guna memastikan kesiapan fasilitas serta pemanfaatannya bagi masyarakat.

Peninjauan tersebut melibatkan tim Kecamatan Ciputat Timur, Dinas Perhubungan, serta Dinas Lingkungan Hidup. Tiga lokasi yang ditinjau yakni Taman Ciputat Timur di belakang kantor kecamatan baru, Alun-Alun Pondok Ranji, serta satu titik lainnya di kawasan Cinere Mas Pisangan.

Dalam keterangannya, H. Pilar Saga Ichsan menyampaikan bahwa secara umum progres pembangunan telah selesai, meskipun masih terdapat beberapa bagian yang perlu dirapikan.

 

“Alhamdulillah progres sudah selesai, tinggal beberapa perlu dirapikan seperti lapangan sepak bola yang akan ditanam ulang dan dirapikan ke depannya,termasuk kebersihan disekitar lokasi taman” ujarnya.

Untuk kawasan Alun-Alun Pondok Ranji, ia menjelaskan bahwa lokasi tersebut sebelumnya merupakan area kantor lama yang telah terbengkalai, kemudian dilakukan pembongkaran total dan ditata ulang menjadi ruang publik.

“Dulu kondisinya terbengkalai. Sekarang kita rancang menjadi tempat rekreasi masyarakat, sebagai meeting point, melting point, sekaligus ruang olahraga,” jelasnya.

Pengaturan Jam Operasional

Meski demikian, aspek pengawasan menjadi perhatian, khususnya pada malam hari. Jam operasional taman sementara dibatasi hingga pukul 22.00 WIB.

“ Kalau malam saya khawatir disalahgunakan. Dengan keterbatasan personel, kita batasi dulu sampai jam 10 malam,” ungkap H. Pilar Saga Ichsan.

Konsep dan Daya Tarik

Ia menambahkan, setiap taman dirancang dengan konsep berbeda agar memiliki daya tarik tersendiri. Bahkan, kehadiran warga dari wilayah lain menjadi indikator positif.

“Ada warga dari Pamulang datang ke sini karena ingin mencoba suasana baru. Artinya tiap taman punya karakter masing-masing,” katanya.

Ke depan, pemerintah juga membuka peluang pengembangan konsep urban farming dengan melibatkan partisipasi masyarakat di sekitar lokasi taman, termasuk di titik Cinere Mas Pisangan.

Anggaran dan Perawatan

Terkait anggaran, pembangunan taman bersumber dari APBD. Sementara untuk perawatan akan dialokasikan melalui kewilayahan masing-masing.

“Untuk maintenance kita titipkan ke wilayah, baik kelurahan maupun kecamatan, dan ke depan akan kita tambahkan anggarannya agar tidak mengganggu alokasi anggaran lain,” jelasnya.

Pemerintah kota Tangerang Selatan berharap keberadaan taman-taman ini tidak hanya menjadi fasilitas fisik, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial yang aktif, aman, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.