Duta Berita Nusantara | TANGERANG SELATAN, 2 Mei 2026
Peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Kota Tangerang Selatan berlangsung semarak di kawasan Lubana Sengkol, Sabtu (2/5), sekaligus menjadi panggung penguatan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan pekerja.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wali Kota Benyamin Davnie, didampingi Sekretaris Daerah Bambang Noertjahjo, Sabam Maringan Halomoan Sihotang selaku Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Mukroni, serta Ketua Kadin terpilih Marhadi. Hadir pula Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo, S.H., S.I.K., M.H., bersama perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, Apindo, dan Kadin, serta unsur pengusaha dan serikat pekerja.
Dalam sambutannya, Benyamin Davnie menegaskan bahwa peringatan May Day tahun ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, melainkan momentum refleksi atas perubahan besar yang tengah terjadi secara global, khususnya dalam sektor energi dan ketenagakerjaan.
Ia menyoroti pentingnya kesiapan daerah menghadapi transisi energi dari bahan bakar fosil menuju energi terbarukan. Menurutnya, pergeseran menuju energi bersih seperti tenaga surya, angin, dan air bukan lagi pilihan, melainkan keharusan yang akan berdampak langsung pada pola industri dan lapangan kerja.
Sebagai kota penyangga ibu kota, Tangerang Selatan dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan investasi dan penciptaan lapangan kerja. Oleh karena itu, kebijakan pembangunan harus mampu menjawab tantangan global tanpa mengabaikan perlindungan dan kesejahteraan pekerja.
“Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan pekerja menjadi kunci utama dalam menghadapi perubahan ini,” tegasnya.
Rangkaian kegiatan May Day diisi dengan berbagai aktivitas kebersamaan, seperti lomba memancing, pembagian doorprize, dan pemberian bingkisan kepada pekerja. Suasana santai dan penuh keakraban terlihat dari interaksi antara pejabat dan para buruh, mencerminkan hubungan yang semakin inklusif.
Di akhir acara, Benyamin Davnie menyampaikan harapan agar para pekerja di Kota Tangerang Selatan semakin sejahtera dan mampu beradaptasi dengan dinamika zaman. Ia pun secara resmi membuka rangkaian kegiatan dengan ucapan “Bismillahirrahmanirrahim”.
Peringatan May Day 2026 ini menandai pergeseran fokus isu ketenagakerjaan, dari sekadar tuntutan normatif menuju isu strategis seperti transisi energi dan adaptasi ekonomi. Tantangan ke depan adalah memastikan perubahan tersebut tidak menimbulkan disrupsi, melainkan membuka peluang kerja baru yang lebih inklusif.
Dengan demikian, sinergi lintas sektor menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan yang adaptif, kompetitif, dan berkeadilan di Kota Tangerang Selatan.














