BeritaTangerang Selatan

Benyamin Davnie Resmi Buka Gebyar Tradisi Betawi di Tangerang Selatan

4
×

Benyamin Davnie Resmi Buka Gebyar Tradisi Betawi di Tangerang Selatan

Sebarkan artikel ini

Duta Berita Nusantara | TANGERANG SELATAN

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie resmi membuka kegiatan Gebyar Tradisi Betawi di Lapangan Rempoa, Kecamatan Ciputat Timur, Sabtu (9/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi pembuka rangkaian festival budaya Betawi yang akan digelar di tujuh kecamatan di Kota Tangerang Selatan.

Dalam sambutannya, Benyamin Davnie menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam melestarikan budaya Betawi sebagai identitas budaya masyarakat Tangsel. Menurutnya, berbagai unsur budaya Betawi seperti seni pertunjukan, pencak silat, pakaian adat hingga kuliner khas Betawi harus terus dijaga dan diperkenalkan kepada generasi muda.

“Hari ini kita memulai Gebyar Budaya Betawi yang nantinya akan dilaksanakan di tujuh kecamatan. Masing-masing memiliki ciri khas, namun tujuan utamanya sama yaitu menjaga dan melestarikan budaya Betawi,” ujar Benyamin.

Ia mengatakan, kegiatan tersebut ke depan akan disiapkan menjadi agenda budaya tahunan dan masuk dalam kalender pariwisata Kota Tangerang Selatan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga budaya Betawi dan sektor pariwisata.

“Insya Allah kegiatan ini akan terus kita kembangkan dan menjadi agenda rutin tahunan Kota Tangerang Selatan,” katanya.

Benyamin juga mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, semangat masyarakat menjadi bukti bahwa budaya lokal masih mendapat tempat di tengah perkembangan kota modern.

Selain itu, ia memastikan Pemerintah Kota Tangerang Selatan telah memiliki payung hukum berupa Peraturan Daerah (Perda) terkait pelestarian budaya Betawi. Saat ini pemerintah daerah tinggal memperkuat implementasi program budaya agar berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.

Gebyar Tradisi Betawi di Lapangan Rempoa turut dimeriahkan dengan berbagai atraksi budaya seperti pertunjukan seni tradisional Betawi, pencak silat, kuliner khas Betawi hingga hiburan rakyat yang disambut antusias masyarakat setempat.