TNI AD

Sentuhan Akhir di Jembatan Gebang: Menggores Warna Baru di Pesisir Langkat

4
×

Sentuhan Akhir di Jembatan Gebang: Menggores Warna Baru di Pesisir Langkat

Sebarkan artikel ini

LANGKAT | Duta Berita Nusantara

Deru mesin pengaduk semen di Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, kini perlahan berganti dengan aroma cat yang menguar di udara pesisir.

Di bawah langit yang sedikit berawan, sejumlah prajurit TNI bersama personel Polri tampak tekun menggoreskan kuas pada sisi dinding jembatan beton yang menjadi sasaran fisik program TMMD ke-128 Kodim 0203/Langkat.

Warna kuning terang dan putih bersih mulai menghiasi bagian jembatan yang sebelumnya tampak abu-abu kusam. Tahap pengecatan pada Jumat (15/5/2026) tersebut menjadi penanda bahwa pembangunan jembatan telah memasuki tahap akhir atau finishing.

Jembatan beton sepanjang 6 meter dengan lebar 4 meter itu kini berdiri kokoh dan siap dimanfaatkan masyarakat sebagai akses penghubung antar dusun di Desa Pasar Rawa.

Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-128, Letkol Inf Medwin Sangkakala, mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI AD dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

“Pembangunan jembatan ini merupakan bentuk komitmen TNI AD dalam memberikan manfaat lebih bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran jembatan permanen tersebut diharapkan mampu memperlancar aktivitas warga, terutama dalam mengangkut hasil pertanian dan perikanan yang menjadi sumber mata pencaharian utama masyarakat setempat.

Selain itu, akses pendidikan dan mobilitas sosial warga juga dipastikan menjadi lebih mudah dan aman dibanding sebelumnya yang masih menggunakan titian kayu sederhana.

Warga yang berada di sekitar lokasi tampak antusias menyaksikan proses pengecatan tahap akhir tersebut. Kebersamaan antara Satgas TMMD dan masyarakat pun terlihat kental selama pengerjaan berlangsung.

Dengan rampungnya tahap finishing, warga berharap jembatan tersebut segera dapat digunakan secara penuh untuk mendukung aktivitas sehari-hari dan mendorong pertumbuhan ekonomi desa. (Red)