TNI AD

SETETES HARAPAN DARI PERUT BUMI UNTUK WARGA PESISIR PASAR RAWA

6
×

SETETES HARAPAN DARI PERUT BUMI UNTUK WARGA PESISIR PASAR RAWA

Sebarkan artikel ini

LANGKAT | Duta Berita Nusantara

Di Desa Pasar Rawa dan Kelantan Luar, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, air bersih selama bertahun-tahun menjadi persoalan yang tak pernah benar-benar usai. Di tengah wilayah pesisir yang dikelilingi air, warga justru hidup dalam keterbatasan sumber air layak konsumsi.

Air tanah yang payau dan asin membuat masyarakat harus bertahan dengan kondisi serba terbatas, terlebih saat musim kemarau datang. Tidak sedikit warga yang terpaksa membeli air bersih demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kini harapan baru mulai tumbuh lewat Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0203/Langkat. Melalui pembangunan sumur bor dan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK), kebutuhan dasar masyarakat perlahan mulai terjawab.

Memasuki dua hari menjelang penutupan TMMD, pengerjaan fasilitas air bersih dan sanitasi terus dipacu. Aktivitas di lokasi pembangunan tampak semakin sibuk dengan personel Satgas TMMD bersama warga yang bergotong royong menyelesaikan tahap akhir pengerjaan.

Sebagian anggota Satgas terlihat memasang sambungan pipa air menuju bak penampungan, sementara yang lain menyelesaikan plester dinding MCK dan pemasangan pintu fasilitas sanitasi agar segera dapat digunakan masyarakat.

Pasiter Kodim 0203/Langkat, Kapten Inf Supriadi mengatakan, penyediaan air bersih menjadi salah satu sasaran penting dalam program TMMD karena berkaitan langsung dengan kesehatan masyarakat.

Menurutnya, pengerjaan terus dipercepat agar fasilitas dapat segera dimanfaatkan warga usai penutupan program TMMD nanti.

“Kami ingin setelah TMMD selesai, masyarakat sudah bisa langsung menikmati air bersih dan fasilitas sanitasi yang layak. Ini menjadi kebutuhan mendasar warga yang harus diprioritaskan,” ujarnya.

Semangat gotong royong juga terlihat kuat di lokasi pengerjaan. Warga turut membantu mengangkut material, merapikan lokasi pembangunan, hingga menyiapkan kebutuhan konsumsi bagi personel Satgas dan pekerja lapangan.

Bagi masyarakat pesisir Pasar Rawa, pembangunan sumur bor dan MCK tersebut bukan sekadar proyek fisik semata. Kehadiran fasilitas itu membawa harapan baru untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mengurangi risiko penyakit akibat sanitasi yang kurang memadai.

Di tengah hitungan mundur penutupan TMMD ke-128, masyarakat kini menanti satu hal sederhana namun sangat berarti: mengalirnya air bersih yang selama ini menjadi dambaan mereka.(Red)