BeritaLubuk LinggauPendidikan

Peluk Indonesia dengan Hangatnya Kebersamaan Keluarga”, Momen Istimewa PAUD IT AN-NIDA’ Rayakan Cinta Budaya Sejak Dini

6
×

Peluk Indonesia dengan Hangatnya Kebersamaan Keluarga”, Momen Istimewa PAUD IT AN-NIDA’ Rayakan Cinta Budaya Sejak Dini

Sebarkan artikel ini

Duta Berita Nusantara | Lubuk Linggau

Di tengah derasnya arus digitalisasi dan kesibukan orang tua modern yang sering meninggalkan anak-anak dalam kesendirian, PAUD IT AN-NIDA’ menghadirkan sebuah acara yang menyegarkan: Konser Family Bonding bertajuk “Peluk Indonesia dengan Hangatnya Kebersamaan Keluarga”.

Acara ini digelar pada Sabtu, 23 Mei 2026 di Aula Embun Semibar Universitas PGRI Silampari, Lubuk Linggau. Dengan konsep sederhana namun penuh makna, ratusan orang tua, guru, dan anak usia dini memadati venue tersebut.

Yang paling mencuri perhatian adalah penampilan tari-tarian budaya yang dibawakan oleh anak-anak dan orang tua siswa PAUD IT AN-NIDA’ sendiri.

Dari tari kreasi aceh, tari Piring,tari tor-tor juga baca puisi, percusi, fashion show hingga kreasi lokal Sumatera Selatan, para balita dan juga orang tua siswa itu menari dengan penuh semangat dan ekspresi, anak-anak yang polos yang justru menyentuh hati penonton.

“Di era di mana gadget lebih sering menjadi ‘pengasuh’ anak, kami sengaja menghadirkan acara yang mempertemukan kembali orang tua dan anak dalam suasana yang hangat dan penuh nilai budaya,” ujar Kepala PAUD IT AN-NIDA’, Ibu Nopi Oktaviani,S.Pd. saat ditemui usai acara.

Acara ini bukan sekadar hiburan Secara kritis. Konser Family Bonding PAUD IT AN-NIDA’ untuk menjadi pengingat penting bahwa pendidikan karakter dan kecintaan terhadap budaya harus dimulai sejak dini.

Banyak orang tua yang hadir mengaku terharu melihat anaknya tampil di panggung sambil sesekali melirik ke arah mereka di kursi penonton. Ada pelukan, ada air mata haru, dan tawa lepas yang sulit ditemukan di rutinitas sehari-hari.

Penampilan tari tradisional oleh anak-anak usia 4–6 tahun ini juga mendapat apresiasi tinggi karena mampu memperkenalkan warisan budaya Indonesia tanpa terasa dipaksakan.

Gerakan sederhana yang mereka lakukan membuktikan bahwa budaya bukan hanya milik orang dewasa, melainkan dapat hidup dan bernafas melalui generasi yang paling muda.

Di akhir acara, suasana semakin hangat ketika orang tua dan anak diajak bernyanyi bersama lagu-lagu nasionalis dan anak-anak. Momen itu menjadi pengingat bahwa “pelukan” bukan hanya fisik, melainkan juga nilai: kebersamaan, kasih sayang, dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia.

Acara seperti ini sangat dibutuhkan di zaman sekarang. PAUD IT AN-NIDA’ berhasil membuktikan bahwa pendidikan berkualitas tidak hanya soal akademik, tetapi juga tentang membangun ikatan emosional keluarga dan menanamkan rasa cinta tanah air sejak dini.