BeritaPalembang

BUPATI BANYUASIN DR. ASKOLANI, S.H., M.H. HADIRI WORKSHOP PENINJAUAN KURIKULUM BERBASIS OBE FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS IBA

3
×

BUPATI BANYUASIN DR. ASKOLANI, S.H., M.H. HADIRI WORKSHOP PENINJAUAN KURIKULUM BERBASIS OBE FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS IBA

Sebarkan artikel ini

Duta Berita Nusantara | Palembang, 3 Juni 2026

Suatu kehormatan dan kebanggaan tersendiri bagi sivitas akademika Fakultas Hukum Universitas IBA Palembang, di mana kegiatan Workshop Eksternal Peninjauan Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang berlangsung hari ini, turut dihadiri langsung oleh Bapak Dr. Askolani, S.H., M.H. yang juga menjabat selaku Bupati Kabupaten Banyuasin. Kehadiran beliau bukan hanya sebagai pejabat daerah, melainkan juga sebagai putra terbaik dan alumni kebanggaan almamater tercinta, sehingga memberikan makna mendalam bagi seluruh rangkaian acara.

Kehadiran Bupati Askolani disambut hangat oleh pimpinan yayasan, rektorat, Dekan Fakultas Hukum Ibu Erniwati, S.H., M.Hum., para narasumber, tamu undangan dari berbagai perguruan tinggi dan instansi mitra, serta segenap peserta yang hadir. Dalam kesempatan istimewa tersebut, Bapak Bupati berkenan memberikan sambutan sekaligus berbagi pesan, kesan, dan harapan yang tulus dari hati seorang alumni kepada almamater dan generasi penerusnya.

Dalam sambutannya yang penuh semangat dan haru, Bapak Dr. Askolani, S.H., M.H. mengawali dengan menyampaikan rasa syukur dan bangga yang tak terkira. “Hari ini saya berdiri di hadapan Bapak Ibu sekalian bukan hanya sebagai Bupati Banyuasin, tetapi lebih dari itu saya adalah bagian dari keluarga besar Universitas IBA. Saya adalah lulusan Fakultas Hukum almamater ini, yang dahulu menimba ilmu di sini, merasakan didikan dan bimbingan para dosen, hingga mampu melangkah dan mengabdi sampai ke posisi yang saya emban saat ini. Oleh karena itu, melihat almamater terus berbenah diri dengan menyelenggarakan workshop penyempurnaan kurikulum ini, hati saya terasa sangat gembira dan terharu,” ungkapnya dengan nada penuh kekaguman.

Beliau menegaskan bahwa upaya penyusunan kurikulum berbasis capaian pembelajaran atau OBE merupakan langkah yang sangat tepat, strategis, dan mutlak diperlukan di tengah pesatnya perkembangan zaman serta tantangan dunia hukum yang semakin kompleks. “Saya sangat mengapresiasi langkah cerdas pimpinan Fakultas Hukum Universitas IBA. Kurikulum berbasis OBE ini bukan sekadar pemenuhan standar formal, melainkan jawaban nyata atas kebutuhan dunia kerja saat ini. Di era persaingan yang ketat, lulusan hukum tidak lagi cukup hanya pandai teori semata, tetapi wajib memiliki kompetensi nyata, keterampilan praktis, etika profesi yang luhur, serta kemampuan analisis dan pemecahan masalah hukum yang handal—sesuai dengan apa yang digagas dalam sistem OBE ini,” tegasnya.

Sebagai alumni sekaligus pemimpin daerah yang telah lama berkecimpung dalam dunia pemerintahan dan praktik hukum, Bapak Askolani memberikan masukan berharga yang sangat relevan. Beliau menyarankan agar dalam penyempurnaan kurikulum, materi tidak hanya berfokus pada hukum nasional, tetapi juga diperkaya dengan muatan lokal, peraturan daerah, serta isu‑isu hukum aktual yang berkembang di tengah masyarakat, khususnya di wilayah Sumatera Selatan dan Kabupaten Banyuasin. “Jadikan kurikulum ini fleksibel dan akrab dengan realitas lapangan. Libatkan secara aktif para praktisi hukum, pejabat pemerintah, dan para alumni yang telah berkarya di berbagai bidang untuk berbagi pengalaman. Hal ini akan membuat pembelajaran semakin hidup dan bermanfaat langsung bagi para mahasiswa,” sarannya.

Khusus ditujukan kepada para mahasiswa dan calon lulusan Fakultas Hukum Universitas IBA, beliau menyampaikan pesan emas yang menyentuh hati: “Kepada adik‑adik mahasiswa tercinta, jadikanlah kesempatan belajar di almamater ini sebagai anugerah terindah. Gunakanlah waktu sebaik‑baiknya, seraplah setiap ilmu yang diajarkan, dan tanamkanlah nilai‑nilai kejujuran, keadilan, serta tanggung jawab setinggi‑tingginya. Ingatlah, gelar sarjana hukum yang akan kalian sandang kelak bukan sekadar lambang status sosial, melainkan amanah suci untuk menegakkan kebenaran dan keadilan bagi sesama. Saya adalah bukti nyata, bahwa siapa pun yang mau berusaha keras, menjaga akhlak mulia, dan tidak pernah berhenti belajar, pasti akan meraih kesuksesan dan mampu membanggakan almamaternya dimanapun berada. Percayalah, nama besar Universitas IBA akan semakin harum dan dikenal luas berkat karya dan pengabdian kalian di masa depan.”

Di akhir sambutannya, Bapak Bupati menyatakan kesiapan Pemerintah Kabupaten Banyuasin untuk terus menjalin kerja sama yang erat dan berkelanjutan dengan Universitas IBA, baik dalam bentuk penelitian, pengabdian masyarakat, penyediaan tempat magang, maupun kolaborasi lain yang saling menguntungkan demi kemajuan dunia pendidikan hukum. “Sebagai sesama keluarga, saya dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Banyuasin senantiasa siap menjadi mitra setia almamater. Semoga hasil workshop ini melahirkan kurikulum terbaik yang melahirkan generasi penegak hukum yang tangguh, berkarakter, dan mampu membawa perubahan positif bagi bangsa dan negara. Maju terus Fakultas Hukum Universitas IBA!” pungkasnya disambut tepuk tangan meriah seluruh hadirin.

Penulis: Maulana Editor: Redaksi Dbn