Palembang| Duta Berita Nusantara
Takziah atau melayat adalah mengunjungi orang yang sedang tertimpa musibah kematian.
Para Ulama umumnya memiliki pendapat yang sama, bahwa hukum bertakziah adalah sunah, oleh karena itu setiap orang Islam sangat dianjurkan bertakziah, guna menguatkan jiwa atau suasana batin orang yang tertimpa musibah.
Hal ini disampaikan oleh Drs Rasyid Kridin dalam pelatihan terkait Takziah, memandikan jenazah, mengkafani dan mensholatkan hingga memakamkan jenazah, di Masjid Ilham Jalan Supersemar Kelurahan Pipa Reja Kecamatan Kemuning Kota Palembang, Rabu 3 Juni 2026 Ba’da Isya.
Dalam penjelasannya terkait dengan takziah, ada empat Adab dalam bertakziah yang perlu diperhatikan oleh umat Muslim.
” Imam Al-Ghazali dalam risalahnya berjudul Al-Adab Fid Din dikatakan, bahwa Adab orang bertakziah adalah menghindari sebanyak mungkin hal-hal yang tidak pantas atau tabu, tampakkan rasa duka, tidak banyak bicara dan tidak mengumbar senyum, sebab bisa menimbulkan rasa tidak suka bagi keluarga yang terkenal musibah ” ujarnya.

Dia juga menjelaskan beberapa adab dalam bertakziah sesuai hukum Islam.
” Niatkan Ikhlas untuk mendoakan Almarhum atau Almarhumah, berpakaianlah yang sopan, dan menjaga ucapan ” katanya.
Lebih lanjut dijelaskannya, jika datang melayat atau bertakziah, maka sebaiknya langsung menuju ketempat jenazah yang dibaringkan dan bukan ngobrol dengan pelayat lainnya.
” Usahakan ketika sampai dirumah duka, langsung menuju ketempat dimana jenazah tersebut, dan jika kita laki laki dan yang meninggal juga laki laki, maka kita diperbolehkan untuk membuka kain penutup wajah jenazah, selanjutnya kita panjatkan doa kepada Allah, Agar Almarhum diampuni dosanya dan ditempatkan ditempat yang layak disisi Allah SWT ” ungkapnya.
Pelatihan ini diikuti oleh 20 orang Jamaah laki- laki yang diakhiri dengan tanya jawab.














