Scroll untuk baca artikel
Tangerang

Satu Posko Sejuta Kepedulian,Kodim 0506/Tangerang Buka Shelter Grab sebagai Ruang Komunikasi Baru Wujudkan Kamtibmas

9
×

Satu Posko Sejuta Kepedulian,Kodim 0506/Tangerang Buka Shelter Grab sebagai Ruang Komunikasi Baru Wujudkan Kamtibmas

Sebarkan artikel ini

‎TANGGERANG | Duta Berita Nusantara

Dalam rangka meningkatkan pembinaan teritorial (Binter) dan menjalin komunikasi sosial (Komsos).TNI AD melalui Kodim 0506/Tanggerang merangkul komunitas ojek online (Ojol) yang selama ini menjadi bagian penting mobilitas warga perkotaan, sekaligus memperluas jaringan komunikasi sosial di tingkat akar rumput.

Guna meningkatkan Binter,Kodim 0506/ Tangerang meresmikan Shelter Grab di Jalan Satria Sudirman, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang, Senin (27/7/2026).Selain itu kegiatan ini menunjukkan pendekatan TNI yang sangat erat dengan melibatkan komunitas transportasi online sebagai mitra keamanan wilayah.

‎Peresmian yang dipimpin langsung Dandim 0506/Tangerang, Kolonel Inf Ary Sutrisno, S.I.P., dihadiri sekitar 50 peserta, terdiri dari jajaran Kodim, perwakilan komunitas Grab, hingga para pengemudi ojol.

Dandim 0506/Tgr menegaskan bahwa shelter ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol dari konsep “Satu Posko Sejuta Kepedulian, Kolaborasi Nyata Wilayah Aman Terjaga”, sebuah pendekatan yang menempatkan pengemudi ojol sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas dan ketertiban wilayah.

‎‎”Kehadiran shelter semacam ini mencerminkan pergeseran pola pendekatan keamanan yang tidak lagi hanya bertumpu pada aparat, tetapi juga melibatkan elemen masyarakat yang bersinggungan langsung dengan dinamika jalanan setiap hari. Namun, efektivitas program semacam ini pada akhirnya akan diuji oleh keberlanjutannya, bukan sekadar seremoni peresmian semata,”tegasnya

‎Bagi Kodim 0506/Tangerang,lanjutnya peresmian Shelter Grab ini menjadi bukti konkret komitmen membangun kemitraan yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat, khususnya komunitas ojek online, sekaligus menegaskan peran TNI dalam memperkuat komunikasi sosial dan menjaga kondusivitas wilayah di tengah dinamika ekonomi digital yang terus berkembang.

“Saya berharap Posko Bersama ini jadi wadah komunikasi dan simbol kebersamaan,dan kami yakin kondusifitas wilayah bukan hanya tanggung jawab TNI, Polri, dan Pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat—tokoh agama, adat, pemuda, pelaku usaha, hingga warga,”sebut Dandim.

“Keamanan tercipta dari kesadaran kolektif dan kepedulian bersama, mari jadikan posko ini sebagai bukti bahwa kebersamaan adalah kunci utama daerah yang aman, damai, dan sejahtera. TNI kuat karena rakyat, rakyat kuat karena TNI,”tandasnya.

Sementara itu Ketua GoGraber Kota Tangerang,Gayong mengatakan bahwa dirinya selaku Ketua Go Graber Kota Tangerang mengapresiasi dan mendukung penuh inisiatif Kodim 0506/Tgr dalam pendirian Posko Bersama ini.

“Kami dari komunitas ojek online merasa terlibat dan dipayungi oleh semangat kebersamaan yang luar biasa,dan kami percaya bahwa kondusifitas wilayah adalah tanggung jawab kita bersama.

Sebagai mitra masyarakat yang bergerak setiap hari di jalanan, kami siap bersinergi dengan TNI, Polri, dan pemerintah untuk ikut menjaga keamanan serta ketertiban di Kota Tangerang, kehadiran kami bukan hanya sebagai pengguna jalan, tetapi juga sebagai mata dan telinga yang bisa membantu memantau situasi di lapangan,” ungkapnya.

‎Acara turut dihadiri Dandim 0506/Tgr Kol Inf Ary Sutrisno, S.I.P., M.H.I, Danramil 01/Tgr Mayor Inf Jefriansen Sipayung, S.H., M.H,Danunit Intel Kodim 0506/Tgr Kapten Kav Sigit Suseno Prabowo,Pembina Driver Gograber Indonesia Fery Budi/Maung,Ketua Mantan Residivis Kota Tangerang/Batara Suhendi,Ketua GoGraber Kota Tangerang Gayong,Para pengemudi online,dan Para anggota Unit Intel Kodim 0506/Tgr.

Kegiatan juga diisi penyerahan bantuan sembako kepada para pengemudi ojol sebagai bentuk kepedulian nyata, dan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta.

‎Pantauan terlihat antusiasme peserta tinggi, terlihat dari kehadiran berbagai elemen mulai dari driver, tokoh komunitas, hingga mantan residivis, sinergi ini diharapkan mampu menciptakan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan di Kota Tangerang.(Red)