Scroll untuk baca artikel
TNI AD

Mushola Baitul Maghfurin Menuju Rampung, Satgas TMMD ke-129 Rapikan Bangunan dan Lingkungan

7
×

Mushola Baitul Maghfurin Menuju Rampung, Satgas TMMD ke-129 Rapikan Bangunan dan Lingkungan

Sebarkan artikel ini

PALEMBANG – Duta Berita Nusantara

Mushola Baitul Maghfurin yang menjadi Sasaran 10 TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang terus dikerjakan. Memasuki hari ke-25, Satgas mengarahkan kegiatan pada penyelesaian dan perapian sejumlah bagian bangunan serta lingkungan sekitar.

Pekerjaan lanjutan dilaksanakan pada Minggu (9/8/2026). Personel melakukan pengecatan, pengecoran tutup got, finishing, dan pembersihan area mushola.

Dalam kegiatan tersebut, 10 personel TNI AD bersama dua orang tukang terlibat langsung di lokasi. Pekerjaan dilakukan dengan pembagian tugas dan koordinasi agar setiap bagian yang masih perlu diselesaikan dapat ditangani secara bertahap.

Finishing menjadi tahapan penting karena pembangunan tidak hanya dituntut selesai secara fisik, tetapi juga harus memberikan hasil yang rapi dan nyaman ketika nantinya dimanfaatkan masyarakat.

Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., menyampaikan bahwa proses penyelesaian tetap dilakukan dengan memperhatikan kualitas.

“Setiap pekerjaan kami lakukan secara bertahap dan terkoordinasi. Pada tahap finishing ini, personel tetap memperhatikan kualitas dan kerapian agar hasil pembangunan dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat,” tuturnya.

Pembersihan lingkungan sekitar mushola turut dilakukan sebagai bagian dari persiapan akhir. Area yang lebih tertata diharapkan dapat mendukung pemanfaatan fasilitas setelah pembangunan selesai.

Kegiatan berlangsung dalam kondisi aman dan terkendali. Satgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang masih terus melanjutkan pekerjaan pada berbagai sasaran pembangunan lainnya.

Dengan selesainya Mushola Baitul Maghfurin nanti, masyarakat diharapkan memperoleh fasilitas ibadah yang lebih memadai. Keberadaan mushola tersebut juga diharapkan dapat mendukung aktivitas sosial dan keagamaan warga di wilayah sasaran TMMD.