PALEMBANG – Duta Berita Nusantara
Menjelang penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0418/Palembang, sejumlah sasaran fisik mulai memasuki tahap penyelesaian. Salah satunya fasilitas sumur bor yang dibangun untuk mendukung kebutuhan air di lingkungan pendidikan keagamaan.
Memasuki tahapan akhir, personel Satgas TMMD melakukan finishing sekaligus pengecekan terhadap fasilitas tersebut. Langkah itu dilakukan untuk memastikan sumur bor dapat dimanfaatkan dengan baik setelah seluruh rangkaian pekerjaan selesai.
Keberadaan sumber air dinilai memiliki arti penting bagi aktivitas sehari-hari di lingkungan pendidikan keagamaan. Air dibutuhkan untuk menunjang kebersihan, kebutuhan para santri maupun aktivitas pengelola fasilitas.
Selama pelaksanaan TMMD, prajurit bersama masyarakat terus bergotong royong menyelesaikan berbagai sasaran pembangunan. Fasilitas sumur bor menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap kebutuhan dasar masyarakat di wilayah sasaran.
Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., mengatakan seluruh hasil pembangunan harus memberikan manfaat dalam jangka panjang.
“Kita ingin apa yang dibangun melalui TMMD benar-benar memberikan manfaat. Karena itu, menjelang penutupan seluruh sasaran kita cek kembali agar hasilnya maksimal,” ujarnya.
Menurutnya, proses pengecekan menjadi bagian penting sebelum seluruh sasaran dinyatakan selesai. Selain memastikan kondisi fasilitas, masyarakat juga diharapkan dapat menjaga dan merawat hasil pembangunan tersebut.
Penutupan TMMD ke-129 dijadwalkan pada 13 Agustus 2026. Hingga menjelang penutupan, Satgas masih terus menyelesaikan sejumlah pekerjaan finishing.
Dengan adanya fasilitas sumur bor tersebut, kebutuhan air di lingkungan pendidikan keagamaan diharapkan dapat lebih terbantu serta memberikan manfaat bagi para santri, pengelola dan masyarakat sekitar.













