Scroll untuk baca artikel
AgamaBerita

Khutbah Jum’at Ustadz Drs. Hendri Abi Baroroh, M.Si: Orang Bertakwa Akan Terus Merasa Diawasi Allah SWT di Mana Pun Berada

6
×

Khutbah Jum’at Ustadz Drs. Hendri Abi Baroroh, M.Si: Orang Bertakwa Akan Terus Merasa Diawasi Allah SWT di Mana Pun Berada

Sebarkan artikel ini

Palembang | Duta Berita Nusantara

Taqwa merupakan sikap menjalankan seluruh perintah Allah SWT dan menjauhi segala larangan-Nya. Nilai taqwa menjadi salah satu jalan menuju kebahagiaan dunia dan akhirat, sekaligus menjadi ukuran kemuliaan manusia di sisi Allah SWT.

Selain itu, taqwa juga menjadi jalan keluar dari berbagai persoalan kehidupan serta menjadi sebab datangnya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.

Hal tersebut disampaikan Ustadz Drs. Hendri Abi Baroroh, M.Si. dalam khutbah Jumat di Masjid Al Multazam, Kalidoni, Palembang, Jumat, 21 Agustus 2026.

Dalam khutbahnya, Ustadz Hendri menyampaikan bahwa orang yang bertakwa akan senantiasa merasa berada dalam pengawasan Allah SWT, di mana pun dan dalam keadaan apa pun.

Menurutnya, taqwa bukan berarti seseorang tidak pernah melakukan kesalahan. Namun, orang yang bertakwa adalah mereka yang ketika melakukan kesalahan segera menyadarinya, memohon ampun kepada Allah SWT, kemudian berusaha memperbaiki diri dan tidak mengulangi kesalahan tersebut.

“Dengan bertaqwa, maka Allah akan memberikan kemudahan hidup dalam setiap kesulitan hidup. Dan dengan bertaqwa, maka Allah juga akan memberikan rezeki dari arah yang tidak diduga,” ujarnya.

Ia menjelaskan, banyak ayat dalam Al-Qur’an yang memerintahkan manusia untuk senantiasa bertakwa kepada Allah SWT. Salah satunya terdapat dalam Surat Ali Imran ayat 102.

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kalian kepada Allah dengan sebenar-benarnya takwa dan janganlah sekali-kali kalian meninggal dunia kecuali dalam keadaan beragama Islam.”

Ustadz Hendri mengatakan, sebagian ulama menjelaskan bahwa bertakwa dengan sebenar-benarnya berarti menjalankan ketakwaan sesuai dengan kemampuan masing-masing. Sebab, Allah SWT tidak membebani hamba-Nya di luar batas kemampuan yang dimilikinya.

Menurutnya, Allah SWT menjadikan taqwa sebagai sumber berbagai kebaikan. Taqwa merupakan jalan yang mengantarkan manusia menuju banyak kebaikan serta menjadi bentuk rahmat Allah SWT agar manusia memperoleh kebaikan dan keberuntungan, baik di dunia maupun di akhirat.

“Allah menjadikan taqwa sebagai sumber kebaikan. Taqwa merupakan jalan menuju berbagai macam kebaikan, dan perintah taqwa ini merupakan rahmat Allah SWT agar manusia mendapat kebaikan dan keberuntungan, baik di dunia maupun di akhirat,” katanya.

Di akhir khutbahnya, Ustadz Hendri mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa memperkuat iman dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dalam setiap aspek kehidupan.

“Mari kita memperkuat iman kita dan senantiasa bertaqwa kepada Allah SWT, dengan keseluruhan jiwa, baik lahir maupun batin,” ungkapnya.

Khutbah tersebut menjadi pengingat bagi seluruh jamaah bahwa ketakwaan bukan hanya diwujudkan melalui ibadah secara lahiriah, tetapi juga melalui kesadaran bahwa setiap perkataan, perbuatan, dan langkah kehidupan senantiasa berada dalam pengawasan Allah SWT.

(Yuliardi)