Scroll untuk baca artikel
Berita

Polres Bangli Terima Audiensi Panitia, Siap Amankan Karya Agung Medewasraya Pura Tuluk Biyu

5
×

Polres Bangli Terima Audiensi Panitia, Siap Amankan Karya Agung Medewasraya Pura Tuluk Biyu

Sebarkan artikel ini

Duta Berita Nusantara | Polres Bangli

Keberlangsungan upacara adat besar di Bali kembali mendapat dukungan penuh dari aparat keamanan. Kapolres Bangli Akbp Anggung Adhika Putra, S.I.K., M.M. menerima audiensi Pengempon dan Panitia Pura Tuluk Biyu Kintamani di Lobby Polres Bangli, Jumat 4 September 2026 pukul 11.10 WITA.

Audiensi ini membahas persiapan upacara Karya Agung Medewasraya dan Pujawali Ngusaba Purnamaning Sasih Kapat I Caka 1948 di Pura Tuluk Biyu. Upacara yang dimulai sejak 28 Agustus 2026 hingga 6 Oktober 2026 ini merupakan ritual besar yang hanya dilaksanakan setiap 20 tahun sekali.

Secara tradisi, Karya Agung digelar sebagai bentuk pemuliaan dan permohonan keselamatan ketika terjadi fenomena alam kurang baik atau wabah. Puncak upacara akan jatuh pada 26 September 2026, dan ditutup dengan penyineban pada 6 Oktober 2026.

“ Ini bukan hanya kegiatan keagamaan, tapi juga warisan budaya leluhur yang harus kita jaga bersama. Polres Bangli berkomitmen hadir untuk memastikan seluruh rangkaian berjalan aman, tertib, dan khidmat,” Ujar Kapolres Bangli Akbp Anggung Adhika Putra.

Dalam pertemuan tersebut turut hadir Waka Polres Bangli Kompol I Gede Sudyatmaja, S.H., M.H., Kabag Ops Kompol Bambang Haryanto, S.H., Kapolsek Kintamani Kompol Made Dwi Puja Rimbawa, S.H., M.H., Kasat Intelkam Akp Ida Bagus Nyoman Asmara Jaya, S.H., serta Ketua Panitia Drs. I Wayan Gunawan, M.A.P yang juga Anggota DPRD Bangli dari Fraksi Golkar. Hadir pula Jro Gede Kaleran, Jro Gede Kelodan, dan 7 orang pengempon/panitia lainnya.

Untuk mendukung kelancaran, Polres Bangli akan menerjunkan personel pengamanan di area Jaba Pura dan sepanjang jalur menuju Pura Tuluk Biyu. Selain pengamanan lapangan, imbauan kamtibmas juga akan disebar melalui media sosial agar umat dan wisatawan yang datang dapat tertib dan nyaman.

“ Kami mohon doa dan dukungan masyarakat. Mari bersama-sama menjaga Bali, khususnya Kintamani, tetap aman dan damai selama upacara berlangsung,” Tutup Kapolres.