Duta Berita Nusantara | Palembang
KETIKA ASAP MENUTUP LANGIT
Oleh : Ki Bagus Arfan Hasbullah
( Pimpinan Umum Media Pers Online Duta Berita Nusantara/ Badan Pengawas Nusantara Hijau Bersatu Indonesia/ Pegiat Kontrol Sosial,Budaya,Anti Korupsi/Penulis )
Langit perlahan kehilangan birunya,
matahari redup di balik kabut kelabu.
Bukan hujan yang turun hari ini,
melainkan asap yang memenuhi udara
dan diam-diam masuk ke paru-paru.
Hutan terbakar,
daun-daun menjadi abu,
burung kehilangan sarang,
sementara manusia mulai bertanya:
sampai kapan kita harus menghirup luka?
Di balik kepulan asap,
ada anak kecil yang sulit bernapas.
Ada orang tua yang menahan sesak.
Ada keluarga yang menutup pintu dan jendela,
namun tak mampu menutup udara
yang sudah tercemar.
Karhutla bukan hanya tentang api.
Ia tentang kehidupan yang perlahan terancam.
Tentang hutan yang kehilangan wajahnya.
Tentang udara yang kehilangan kesuciannya.
Dan tentang masa depan
yang jangan sampai kita wariskan dalam bentuk abu.
Satu api mungkin terlihat kecil,
tetapi asapnya dapat menjadi bencana bagi banyak kehidupan.
Maka sebelum api membesar,
sebelum asap memenuhi kota,
sebelum napas menjadi perjuangan,
mari kita jaga apa yang masih tersisa.
Karena bumi tidak meminta banyak.
Ia hanya meminta kita
berhenti membakarnya.
DBN | Duta Berita Nusantara
Fakta • Berani • Terpercaya













