Duta Berita Nusantara | PESAWARAN
Peringatan Haul ke-7 Tuan Syekh Abdul Qodir Al-Jailani tahun 2026 Masehi atau 1448 Hijriah berlangsung khidmat di Pedukuhan Taman Jaya, Desa Wayharong, Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran, Lampung, Minggu (11/10/2026).
Kegiatan keagamaan yang dipusatkan di depan Majelis Ta’lim Al-Baghdadi tersebut dihadiri sekitar 1.000 jamaah dari berbagai wilayah di Kabupaten Pesawaran. Acara ini menjadi momentum bagi masyarakat untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus mengenang perjuangan dan meneladani akhlak para ulama.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Mustika Bahrum, S.E., M.M., anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi Partai Golkar, serta Trisna Mahardika, S.Kep., Ns., anggota DPRD Kabupaten Pesawaran dari Fraksi Partai NasDem.
Kehadiran kedua anggota legislatif tersebut menambah semarak kegiatan keagamaan yang diikuti masyarakat dan jamaah dari berbagai daerah di Kabupaten Pesawaran.
Acara tersebut dipimpin oleh Ustaz Hasan Basri selaku pimpinan Majelis Ta’lim Al-Baghdadi sekaligus pimpinan Majelis Zikir. Sementara itu, tausiah disampaikan oleh Ustaz Aminuddin, penceramah asal Sukasari, Gedung Tataan, Kabupaten Pesawaran.
Dalam suasana penuh kekhusyukan, para jamaah mengikuti rangkaian kegiatan dengan lantunan selawat, zikir, serta tausiah keagamaan. Peringatan haul ini juga menjadi sarana untuk memperkuat nilai-nilai keislaman, meningkatkan kecintaan kepada para ulama, dan mengajak masyarakat agar senantiasa menjaga persaudaraan serta kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat.
Peringatan Haul ke-7 Syekh Abdul Qodir Al-Jailani tersebut mengusung semangat mengenang jasa dan perjuangan beliau, sekaligus mengambil hikmah dari ajaran serta keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan dapat terus menjaga tradisi keagamaan yang telah berkembang di tengah lingkungan masyarakat, sekaligus mempererat hubungan antara ulama, tokoh masyarakat, dan jamaah.
Antusiasme jamaah yang hadir menunjukkan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini masih menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat, khususnya sebagai wadah memperkuat ukhuwah Islamiyah dan membangun kebersamaan.
Peringatan haul yang berlangsung di Pedukuhan Taman Jaya ini diharapkan dapat terus menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat beribadah, menjaga kerukunan, serta melestarikan tradisi zikir dan selawat di tengah masyarakat Kabupaten Pesawaran.












