PALEMBANG – Duta Berita Nusantara
Ketersediaan air menjadi kebutuhan penting dalam menunjang aktivitas sehari-hari. Melalui pelaksanaan TMMD ke-129, Kodim 0418/Palembang menghadirkan fasilitas sumur bor bagi lingkungan pendidikan keagamaan di wilayah sasaran.
Memasuki H+27, pembangunan fasilitas tersebut mulai memasuki tahap penyelesaian. Personel Satgas melakukan finishing sekaligus pengecekan untuk memastikan fasilitas dapat dimanfaatkan dengan baik.
Kehadiran sumur bor diharapkan memberikan kemudahan bagi para santri dan pengelola dalam memenuhi kebutuhan air, terutama untuk aktivitas kebersihan serta kegiatan sehari-hari di lingkungan pendidikan keagamaan.
Pembangunan fasilitas ini juga menjadi bagian dari upaya Satgas menghadirkan sasaran TMMD yang memiliki manfaat langsung dan dapat digunakan masyarakat dalam jangka panjang.
Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., mengatakan seluruh pekerjaan yang telah dilakukan harus memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kita ingin apa yang dibangun melalui TMMD benar-benar memberikan manfaat. Karena itu, menjelang penutupan seluruh sasaran kita cek kembali agar hasilnya maksimal,” ujarnya.
Menurutnya, tahapan finishing merupakan bagian penting sebelum seluruh sasaran dinyatakan selesai. Setiap fasilitas perlu diperiksa agar dapat digunakan sesuai fungsinya.
Menjelang penutupan TMMD pada 13 Agustus 2026, personel Satgas masih terus bergerak menyelesaikan pekerjaan yang tersisa.
Selama pelaksanaan TMMD, prajurit dan masyarakat bekerja bersama dalam suasana gotong royong. Kehadiran sumur bor menjadi salah satu bukti bahwa pembangunan tidak hanya menyasar aspek fisik, tetapi juga kebutuhan dasar masyarakat.
Harapannya, fasilitas tersebut dapat dijaga bersama sehingga terus memberikan manfaat bagi para santri, pengelola pendidikan keagamaan dan masyarakat di sekitarnya.













