Duta Berita Nusantara | PALEMBANG
Banjir Kembali Rendam Sukarami–Sukabangun, Warga Cemas dan Tunggu Evakuasi
Banjir kembali merendam sejumlah titik di wilayah Sukarami, tepatnya di Jl. Naskah 4, Lorong Sepakat, RT 27/RW 11, Kelurahan Sukarami, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang, Rabu (22/4/2026) malam.
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 18.35 WIB setelah hujan turun sejak selepas magrib. Kawasan Sukabangun dan sekitarnya juga dilaporkan mengalami kondisi serupa, dengan genangan air yang cukup tinggi.
Warga menyebutkan, banjir di wilayah tersebut sebenarnya sudah terjadi sejak sekitar tahun 2018. Namun, kondisi saat ini dinilai semakin parah, seiring bertambahnya pemukiman warga.

Bahkan, saat hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, genangan air sudah kerap terjadi, dan akan semakin tinggi saat hujan deras mengguyur.
Berdasarkan keterangan warga, ketinggian air sempat mencapai sekitar sepinggang orang dewasa sebelum berangsur mulai surut. Meski demikian, kekhawatiran masih dirasakan warga terhadap kemungkinan hujan susulan.
Salah seorang warga, Dede, mengungkapkan bahwa air masuk hingga ke dalam rumahnya. Bahkan, genangan dari halaman depan hingga ke jalan besar mencapai sepinggang orang dewasa.
“Air masuk sampai ke rumah, dari halaman depan sampai ke jalan besar sudah setinggi pinggang orang dewasa,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, hingga saat ini warga masih menunggu proses evakuasi dari petugas, mengingat kondisi air belum sepenuhnya surut.

Dalam kejadian tersebut, warga juga melaporkan adanya insiden tersengat listrik akibat stop kontak yang terendam air. Selain itu, sejumlah barang rumah tangga, termasuk buku sekolah anak-anak, ikut terdampak dan basah.
Hingga sekitar pukul 19.21 WIB, kondisi banjir dilaporkan belum sepenuhnya surut.
Tidak hanya di lokasi tersebut, beberapa titik lain di wilayah Sukarami dan Sukabangun juga mengalami banjir dengan kondisi serupa, terutama saat hujan deras dengan durasi cukup lama.
Warga berharap adanya langkah cepat dan konkret dari pemerintah setempat, baik dalam proses evakuasi maupun penanganan jangka panjang.
“Kami berharap pemerintah segera turun tangan untuk evakuasi dan penanganan warga. Kami cemas banjir seperti ini akan terus terulang,” ujar warga dengan nada sedih penuh kekhawatiran.














