Bandung | Duta Berita Nusantara
Dinas Pendidikan Kota Bandung memberikan Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi dan Numerasi kepada para guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kecamatan Gedebage, Kota Bandung.
Kegiatan yang mengusung tema “Penguatan Literasi dan Numerasi pada Pendidikan Anak Usia Dini” tersebut dilaksanakan di Yayasan Pondok Pesantren Al-Bana Gedebage Bandung, Sabtu (15/8/2026).
Bimtek ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para guru bahwa literasi dan numerasi pada jenjang PAUD tidak harus diajarkan secara akademis. Kedua kemampuan tersebut dapat dikembangkan melalui kegiatan bermain dan aktivitas sehari-hari yang menyenangkan serta sesuai dengan tahap perkembangan anak.
Dalam pendidikan anak usia dini, literasi mencakup kemampuan menyimak, berbicara, memahami cerita, mengenal simbol, hingga mengekspresikan diri. Sementara numerasi meliputi kemampuan mengenal jumlah, bentuk, ukuran, pola, serta memecahkan berbagai persoalan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan tersebut, guru didorong untuk berperan sebagai fasilitator dengan menciptakan lingkungan belajar yang kaya akan pengalaman literasi dan numerasi. Dengan demikian, anak dapat belajar secara alami melalui aktivitas yang menyenangkan dan bermakna.
Kegiatan berlangsung mulai pukul 07.00 WIB hingga sekitar pukul 14.30 WIB dan diikuti sekitar 13 hingga 15 guru PAUD yang merupakan perwakilan dari wilayah Kecamatan Gedebage, Kota Bandung.
Bimtek menghadirkan Dr. Alina, M.Pd., perwakilan dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Barat, sebagai narasumber. Materi yang disampaikan berfokus pada Penguatan Literasi dan Numerasi dalam pembelajaran PAUD.
Para guru mengikuti kegiatan dengan antusias dan seksama. Selain mendapatkan pemahaman mengenai literasi dan numerasi, peserta juga diajak meluruskan berbagai miskonsepsi tentang sains dalam proses pembelajaran anak usia dini.
Dalam sesi diskusi, para guru diberikan kesempatan untuk bertukar pendapat, berbagi pengalaman, serta menuangkan berbagai ide mengenai penerapan literasi, numerasi, dan pengenalan sains dalam pembelajaran PAUD.
Salah satu kegiatan yang dilakukan peserta adalah membuat peta konsep atau bagan menggunakan kertas berukuran lebar. Hasil pemikiran tersebut kemudian ditempelkan pada dinding ruangan sebagai media untuk mempresentasikan dan mendiskusikan gagasan yang telah disusun bersama.
Kegiatan berlangsung dalam suasana interaktif dan penuh semangat. Para peserta terlihat aktif mengikuti setiap sesi serta berdiskusi mengenai strategi pembelajaran yang dapat diterapkan kepada anak sesuai dengan usia dan tahap perkembangannya.
Bimtek kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara para guru dan narasumber sebagai dokumentasi sekaligus kenang-kenangan. Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung dengan kondusif, aman, dan lancar dari awal hingga akhir.













