TANGERANG | Duta Berita Nusantara
Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (FORPROV) II Banten Tahun 2026 resmi dibuka di Alun-Alun Kota Tangerang, Sabtu (7/11/2026) malam. Ajang olahraga masyarakat tingkat Provinsi Banten tersebut diikuti 5.365 peserta yang tergabung dalam 50 Induk Organisasi Olahraga (Inorga).
Pembukaan kegiatan dilakukan langsung oleh Gubernur Banten Andra Soni. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya membangun budaya olahraga di tengah masyarakat sebagai bagian dari upaya menciptakan generasi yang sehat, produktif, dan memiliki kualitas hidup lebih baik.
Andra Soni mengatakan, olahraga harus menjadi aktivitas yang melekat dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, masyarakat yang sehat merupakan salah satu modal penting untuk memperkuat bangsa.
“Olahraga itu penting karena saya yakin jika rakyatnya sehat, negaranya akan kuat,” ungkap Gubernur Andra Soni.
Ia juga mengajak pemerintah kabupaten dan kota di Banten untuk menghidupkan kembali gerakan memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat melalui berbagai kegiatan fisik yang melibatkan warga.
Ajakan tersebut disampaikan menyusul masih tingginya angka masyarakat yang kurang melakukan aktivitas fisik. Berdasarkan data Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) tahun 2025, lebih dari 60 persen remaja dan pelajar tercatat kurang bergerak. Sementara pada kelompok orang dewasa, persentasenya mencapai 95,8 persen.
Andra Soni mengingatkan bahwa minimnya aktivitas fisik dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, termasuk tekanan darah tinggi dan diabetes. Karena itu, masyarakat perlu membiasakan diri melakukan olahraga secara rutin.
Selain menjadi wadah aktivitas dan kompetisi, FORPROV juga dinilai memiliki peran dalam menjaga keberadaan olahraga tradisional serta berbagai kreasi olahraga yang tumbuh dari budaya masyarakat.
Ia berharap olahraga tradisional tetap diperkenalkan kepada generasi muda agar menjadi bagian dari identitas bangsa yang tidak tergerus perkembangan zaman.
Gubernur Banten juga mengapresiasi KORMI Provinsi Banten dan KORMI kabupaten/kota yang selama ini berupaya mengembangkan olahraga masyarakat. Penghargaan turut disampaikan kepada Pemerintah Kota Tangerang yang menjadi tuan rumah penyelenggaraan FORPROV II Banten 2026.
Andra Soni meminta pembinaan para pegiat olahraga dilakukan secara berkesinambungan agar Provinsi Banten dapat mengirimkan peserta yang mampu menunjukkan prestasi pada Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) mendatang.
“Lakukan pembinaan secara berkelanjutan sehingga Banten dapat tampil membanggakan pada FORNAS berikutnya,” tegasnya.
Sementara itu, Wali Kota Tangerang Sachrudin menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Tangerang sebagai penyelenggara FORPROV II Banten 2026.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi arena pertandingan tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan dan memperkuat kebersamaan masyarakat dari berbagai kabupaten dan kota di Banten.
Pemerintah Kota Tangerang, lanjut Sachrudin, berkomitmen mendukung pelaksanaan kegiatan melalui pembinaan olahraga serta penyediaan fasilitas yang dibutuhkan.
Di kesempatan yang sama, Ketua KORMI Provinsi Banten Nuraeni menjelaskan, FORPROV II Banten 2026 melibatkan 5.365 peserta dari 50 Inorga. Dari jumlah tersebut, sebanyak 47 Inorga mengikuti pertandingan, sedangkan tiga Inorga lainnya berpartisipasi melalui kegiatan ekshibisi.
Menurut Nuraeni, meningkatnya jumlah organisasi olahraga yang terlibat menjadi tantangan bagi KORMI untuk memperluas sosialisasi dan memperkuat komunikasi dengan pemerintah daerah.
Ia menilai keterlibatan pemerintah kabupaten dan kota sangat diperlukan agar para pegiat olahraga masyarakat dapat dirangkul dan memperoleh kesempatan untuk mengembangkan aktivitasnya.
Nuraeni juga menyambut arahan Gubernur Banten mengenai pembinaan berkelanjutan sebagai persiapan menghadapi FORNAS. Ia menegaskan bahwa olahraga masyarakat tumbuh dari kegemaran dan partisipasi warga, termasuk dalam upaya mempertahankan permainan tradisional.
Melalui penyelenggaraan FORPROV II Banten 2026, KORMI berharap semakin banyak masyarakat terlibat dalam kegiatan olahraga sekaligus memperkuat budaya hidup sehat di seluruh wilayah Provinsi Banten.












