AgamaBerita

KIP Award 2025: Kanwil Kemenag Sumsel Raih Predikat Informatif dengan Nilai 99,20

4
×

KIP Award 2025: Kanwil Kemenag Sumsel Raih Predikat Informatif dengan Nilai 99,20

Sebarkan artikel ini

Duta Berita Nusantara | Palembang

Kanwil Kemenag Sumsel menorehkan prestasi gemilang dalam keterbukaan informasi publik. Kanwil Kemenag Sumsel resmi menyabet predikat Informatif dengan skor nyaris sempurna, yakni 99,20 dari Komisi Informasi (KI) Provinsi Sumatera Selatan.

Penghargaan bergengsi ini diserahkan Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang dalam ajang Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Tahun 2025 sekaligus Launching E-Monev KIP Tahun 2026 di Griya Agung, Palembang, Jumat (13/2/2026). Hadir mewakili Kakanwil Kemenag Sumsel menerima penghargaan adalah Pembimas Buddha Aris Cahyanto.

Selain prestasi di tingkat wilayah, sejumlah Kantor Kemenag Kabupaten/Kota juga menunjukkan progres positif dalam pengelolaan informasi. Rinciannya, Kantor Kemenag Musi Rawas meraih predikat Menuju Informatif, Kantor Kemenag Musi Banyuasin meraih predikat Cukup Informatif, dan Kantor Kemenag Prabumulih meraih predikat Cukup Informatif.

Kakanwil Kemenag Sumsel Syafitri Irwan menyatakan rasa syukur dan apresiasi tinggi atas pencapaian kolektif ini. Kakanwil menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh Tim Humas dan PPID yang telah bekerja keras.

“Selamat kepada Kanwil Kemenag Sumsel dan seluruh satuan kerja yang telah menerima penghargaan. Prestasi ini adalah bukti dedikasi kita dalam memberikan transparansi kepada masyarakat. Semoga pencapaian ini menjadi motivasi besar untuk terus mencetak prestasi-prestasi berikutnya di masa depan,” ujar Syafitri.

Syafitri juga secara khusus berterima kasih kepada jajaran Kemenag Mura, Muba, dan Prabumulih atas langkah maju yang telah diambil dalam penilaian tahun 2025 ini.

Meski merayakan keberhasilan, Kakanwil juga memberikan instruksi tegas menyambut tahun 2026. Ia meminta seluruh Satuan Kerja (Satker) di bawah naungan Kanwil Kemenag Sumsel untuk lebih serius dan kompetitif dalam mengelola Keterbukaan Informasi Publik.

“Di tahun 2026 nanti, melalui sistem E-Monev yang baru saja di-launching, saya berharap seluruh Satker benar-benar serius mengelola PPID. Target kita jelas. Kita ingin seluruh Kemenag Kabupaten/Kota bisa meraih predikat Informatif. Mari kita buktikan bahwa Kementerian Agama adalah lembaga yang paling transparan dan terpercaya dalam melayani publik,” tegasnya.