Scroll untuk baca artikel
Berita

Kodam IX/Udayana Pastikan Bantuan Cepat Menjangkau Masyarakat, Pangdam Pimpin Rakor Penanggulangan Gempa

7
×

Kodam IX/Udayana Pastikan Bantuan Cepat Menjangkau Masyarakat, Pangdam Pimpin Rakor Penanggulangan Gempa

Sebarkan artikel ini

Duta Berita Nusantara | Manggarai Barat

Upaya penanganan dampak gempa bumi yang mengguncang sejumlah wilayah di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus diperkuat melalui sinergi TNI, pemerintah daerah, pemerintah pusat, serta seluruh unsur terkait. Percepatan penanganan menjadi fokus utama agar kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi dan proses pemulihan berjalan efektif.

Komitmen tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana Gempa Bumi yang berlangsung di Aula Setda Kantor Bupati Manggarai Barat, Minggu (16/8/2026). Rapat yang melibatkan unsur Forkopimda dan jajaran pemerintah pusat tersebut dipimpin langsung oleh Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto sebagai bentuk kesiapsiagaan dan keseriusan TNI dalam mendukung penanganan bencana di wilayah NTT.

Dalam rapat tersebut, Pangdam IX/Udayana menyampaikan bahwa bantuan bencana dari Presiden RI Prabowo Subianto telah disalurkan ke wilayah terdampak menggunakan pesawat Hercules A-1343. Bantuan tersebut merupakan bagian dari respons cepat pemerintah untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat segera dipenuhi.

“Bantuan dari Presiden Republik Indonesia sudah kita dorong ke wilayah terdampak. Seluruh jajaran TNI juga terus kita siagakan untuk membantu masyarakat, terutama di daerah yang mengalami dampak cukup berat,” ujar Pangdam.

Pangdam menegaskan, personel TNI di lapangan akan terus bergerak bersama pemerintah daerah dan unsur terkait untuk mempercepat penanganan kondisi darurat, khususnya di wilayah Mbay dan Maumere yang menjadi salah satu daerah dengan dampak cukup parah.

Prioritas penanganan diarahkan pada evakuasi masyarakat, distribusi bantuan dan logistik, dukungan kesehatan, serta pemulihan fasilitas dan infrastruktur vital yang terdampak gempa.

Selain penanganan darurat, rapat juga menekankan pentingnya percepatan pemulihan jaringan listrik, komunikasi, ketersediaan BBM, distribusi logistik, akses jalan dan jembatan, serta pendataan menyeluruh terhadap masyarakat yang terdampak. Posko bantuan di Labuan Bajo dan Maumere turut diaktifkan guna memperkuat koordinasi sekaligus memastikan bantuan dapat disalurkan secara tepat dan cepat.

Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution mengatakan, kehadiran dan kesiapsiagaan TNI merupakan bagian dari komitmen untuk membantu masyarakat melewati masa tanggap darurat akibat bencana.

“TNI bersama pemerintah dan seluruh unsur terkait akan terus bergerak secara terpadu. Prioritas kami adalah keselamatan masyarakat, percepatan evakuasi, pemenuhan kebutuhan dasar, serta membantu memulihkan kondisi wilayah terdampak agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan,” tegas Kapendam.

Menurutnya, penanganan bencana membutuhkan kecepatan, ketepatan, dan koordinasi lintas sektor. Karena itu, seluruh unsur diminta bergerak sesuai tugas dan kewenangan masing-masing dengan mengedepankan kepedulian terhadap masyarakat.

Melalui koordinasi yang solid dan respons yang cepat, TNI bersama pemerintah berkomitmen memastikan masyarakat terdampak gempa di Flores mendapatkan bantuan dan pelayanan secara optimal, sekaligus mempercepat pemulihan wilayah dan mengembalikan kondisi masyarakat menuju kehidupan yang aman dan normal pascabencana. (Pendam IX/Udy)