Duta Berita Nusantara | Surabaya, Minggu (10/5/2026)
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya bekerja sama dengan Pelindo Terminal Petikemas Surabaya (TPS), menggelar kegiatan penanaman pohon mangrove di pesisir Wisata Bahari Sontoh Laut Kelurahan Greges Kecamatan Asem Rowo Kota Surabaya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk melestarikan ekosistem pesisir dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan, terutama di kawasan pesisir yang rentan terhadap kerusakan.
Penanaman mangrove ini dilakukan di area yang telah dipetakan sebagai lokasi konservasi, dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya, manajemen Pelindo Terminal Petikemas Surabaya, Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Surabaya, PT. MTCon, Paguyuban RT RW Surabaya, Baksos’e Surabaya, Aliansi Wartawan Indonesia dan beberapa relawan lainnya serta masyarakat sekitar. Bibit mangrove ditanam sebagai langkah awal dalam upaya reboisasi pesisir yang telah mengalami penurunan kualitas lingkungan akibat abrasi dan aktivitas manusia.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya Muhammad Fikser AP, MM Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat serta Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya yang hadir dalam acara ini sekaligus memimpin apel kesiapan menyampaikan pentingnya peran mangrove dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.
“Mangrove memiliki fungsi vital dalam menjaga kelestarian pesisir dan mencegah abrasi. Selain itu, hutan mangrove juga berfungsi sebagai habitat bagi berbagai jenis satwa dan menjadi pelindung alami dari gelombang laut. Kami sangat mengapresiasi inisiatif ini dan berharap penanaman mangrove bisa terus dilaksanakan di daerah-daerah lain di pesisir Kota Surabaya,” ujarnya.
Pelindo Terminal Petikemas Surabaya (TPS), sebagai salah satu perusahaan BUMN yang beroperasi di wilayah Surbaya, turut serta dalam mendukung kegiatan ini sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR).
“Kami berkomitmen untuk mendukung pelestarian lingkungan di sekitar wilayah operasi kami. Penanaman mangrove ini merupakan salah satu bentuk nyata kontribusi kami untuk menjaga keseimbangan ekosistem pesisir dan mengurangi dampak lingkungan dari kegiatan industri,” ujar Ardiansyah perwakilan TPS.
Selain penanaman pohon mangrove, kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga ekosistem pesisir. Para peserta diajak untuk memahami manfaat mangrove, baik dari segi ekologis maupun ekonomi, serta diajak untuk terus menjaga kelestarian mangrove yang telah ditanam.
Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan kawasan pesisir tepatnya area Destinasi Wisata Sontoh Laut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar, baik dalam hal perlindungan pesisir dari abrasi maupun sebagai sumber mata pencaharian alternatif melalui ekowisata dan produk-produk berbasis mangrove. DLH Kota Surbaya berkomitmen untuk terus mendukung program-program lingkungan yang berkelanjutan guna menjaga keindahan dan kelestarian alam di Kota Surabaya.
(red/rendr).














