TANGERANG SELATAN | Duta Berita Nusantara
Kegiatan Lebaran Betawi Tangerang Selatan (Tangsel) ke-6 resmi dibuka di Kelurahan Jurang Mangu Barat, Kecamatan Pondok Aren, Sabtu (23/5/2026), dengan suasana meriah dan penuh antusiasme masyarakat.
Kegiatan budaya tahunan yang sempat terhenti akibat pandemi Covid-19 tersebut kembali digelar sebagai ajang silaturahmi masyarakat sekaligus upaya pelestarian budaya Betawi di tengah perkembangan era modern.
Berbagai unsur pemerintah, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan hingga warga tampak memadati lokasi acara untuk menyaksikan rangkaian pertunjukan budaya khas Betawi yang berlangsung selama dua hari, 23-24 Mei 2026.
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Pondok Aren Hendra M.Si, Sekretaris Kecamatan Pondok Aren Maman M.Si, Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Selatan Yusuf.Lc, anggota DPRD Kota Tangerang Selatan Erna, perwakilan Dinas Pariwisata Kota Tangerang Selatan Faradiba, tokoh masyarakat, Karang Taruna, forum RT/RW hingga masyarakat Jurang Mangu Barat.
Turut hadir Ketua LIMABeta Bang Hambali dan Bang Syirojuddin, para tokoh agama, tokoh masyarakat, lurah se-Kecamatan Pondok Aren, pengurus PKK, organisasi Belandongan Tangsel, serta sejumlah organisasi masyarakat lainnya di Tangerang Selatan.
Dalam sambutannya, Hambali menyampaikan bahwa Lebaran Betawi Tangsel ke-6 merupakan kelanjutan dari kegiatan budaya yang sebelumnya sempat terhenti selama masa pandemi.

“Perlu kami sampaikan bahwa kegiatan yang ke-6 ini adalah rangkaian daripada kegiatan sebelumnya yang sempat terhenti sejenak. Dan alhamdulillah pada tahun 2026 ini Pemerintah Kota Tangerang Selatan kembali mendukung penyelenggaraan kegiatan budaya Lebaran Betawi Tangsel yang ke-6,” ujarnya.
Syirojudin juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah membantu menyukseskan kegiatan tersebut, termasuk sponsor dan para tokoh masyarakat yang memberikan dukungan penuh.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pak Manto selaku sponsor kegiatan pada hari ini, serta kepada Bang Zaki Rabani yang telah memberikan dukungan untuk kegiatan Lebaran Betawi Tangsel,” lanjutnya.
Sementara itu, Lurah Jurang Mangu Barat Dedi Rosadi.SE menyampaikan bahwa pelaksanaan tahun ini terasa lebih besar dan lebih meriah karena melibatkan seluruh elemen masyarakat di wilayahnya.
“Dari beberapa kegiatan Lebaran Betawi sebelumnya, kegiatan tahun ini terasa lebih besar dan lebih meriah karena kami melibatkan seluruh RT/RW serta elemen organisasi yang ada di Kelurahan Jurang Mangu Barat untuk bersama-sama menyukseskan acara ini,” ujarnya.
Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Selatan Yusuf.Lc turut menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan budaya yang melibatkan semangat gotong royong masyarakat.
“Kalau adanya anggaran APBD Tangerang Selatan digunakan buat kegiatan gotong royong, setuju nggak?” ujar Yusuf.Lc disambut antusias warga yang hadir.

Menurutnya, dukungan masyarakat akan menjadi dorongan untuk meningkatkan anggaran kegiatan budaya pada masa mendatang.
Dalam suasana santai dan penuh keakraban, Yusuf.Lc juga menghibur masyarakat dengan pantun bernuansa Betawi.
“Jalan mabar ke Pondok Aren,
Mampir bentar beli ketupat.
Warga Jurbar emang keren,
Lebaran Betawi bikin hangat,” ucapnya disambut tepuk tangan warga.
Ia menilai kegiatan budaya seperti Lebaran Betawi sangat penting untuk mengenalkan identitas budaya kepada generasi muda di tengah perkembangan era digital saat ini.
“Ini acara buat anak-anak muda supaya lebih mengenal budaya. Daripada hanya rebahan dan bermain gadget terus, kegiatan seperti ini menarik karena menjadi sarana sosialisasi budaya kepada generasi muda,” ujarnya.
Ketua Pelaksana Lebaran Betawi Tangsel, Bajuari Ardawi, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya melestarikan budaya Betawi agar tetap dikenal generasi muda.
“Harapan saya, jangan sampai budaya Betawi ini sirna dan musnah tanpa diketahui oleh anak cucu kita. Karena itu kegiatan ini terus kami lestarikan setiap tahun,” ujarnya.
Menurutnya, Lebaran Betawi Tangsel tahun ini merupakan pelaksanaan yang ke-6, meskipun sebelumnya sempat terhenti akibat pandemi Covid-19.

“Ini yang ke-6. Sempat terjeda waktu Covid, dan sekarang kembali berlangsung,” katanya.
Salah satu perwakilan masyarakat sekaligus panitia dari Karang Taruna, Haji Wawan, juga menyampaikan rasa syukur atas sukses dan meriahnya kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah acara Lebaran Betawi berjalan sukses dan meriah. Antusias masyarakat sangat luar biasa untuk mendukung berlangsungnya kegiatan ini,” ujar Haji Wawan, warga Pondok Jati Utara, Kelurahan Jurang Mangu Barat.
Menurutnya, kegiatan Lebaran Betawi Tangsel telah menjadi agenda tahunan masyarakat sebagai wadah mempererat kebersamaan sekaligus menjaga budaya Betawi agar tetap lestari.
“Ini sudah yang ke-6 kali dilaksanakan setiap tahun. Kegiatan ini juga didukung Karang Taruna Jurang Mangu Barat dan berbagai elemen masyarakat,” katanya.
Ia berharap kegiatan budaya tersebut dapat terus berlangsung dan semakin besar setiap tahunnya karena dinilai mampu memperkuat persaudaraan antarwarga sekaligus menjadi sarana edukasi budaya bagi generasi muda.
“Semoga ke depan Lebaran Betawi Tangsel semakin meriah dan terus menjadi kebanggaan masyarakat Jurang Mangu Barat serta Kota Tangerang Selatan,” tambahnya.
Kegiatan Lebaran Betawi Tangsel ke-6 menghadirkan berbagai pertunjukan budaya khas Betawi seperti palang pintu, tari tradisional, gambang kromong, pertunjukan silat, permainan rakyat, bazar kuliner UMKM hingga hiburan musik yang ramai dikunjungi warga.
Selain menjadi ajang silaturahmi masyarakat, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu menjadi sarana edukasi budaya bagi generasi muda sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM lokal.













