JEMBRANA

Paruman Rutin SKHDN Kabupaten Jembrana Perkuat Sinergi dan Kebersamaan Antar Pengurus

8
×

Paruman Rutin SKHDN Kabupaten Jembrana Perkuat Sinergi dan Kebersamaan Antar Pengurus

Sebarkan artikel ini

Duta Berita Nusantara | Jembrana

Sabha Kretha Hindu Dharma Nusantara (SKHDN) Kabupaten Jembrana kembali menggelar paruman rutin yang dilaksanakan setiap tiga bulan sekali secara bergilir di griya para pengurus. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali kebersamaan, memperkuat koordinasi organisasi, serta menjaga komitmen bersama dalam melestarikan ajaran Hindu dan Dresta Bali.

Paruman kali ini dihadiri oleh jajaran Pengurus SKHDN Pusat, yakni Dang Wiphala selaku Sekretaris Jenderal, Ida Pedanda Reshi Agung Pinatih selaku Dang Upadhyaya/Penasehat, Ida Pandita Mpu Putra Ananda Dukuh Prabu, serta Ida Pandita Dukuh Budha Nata Tri Gni Nanda.

Sementara itu, jajaran Pengurus SKHDN Kabupaten Jembrana yang hadir antara lain Dang Kretha (Ketua) Ida Pedanda Oka Dharma Manuaba dari Griya Gede Anom Manuaba, Batu Agung, Jembrana, serta Dang Widatha (Sekretaris) Ida Pandita Mpu Rastra Prabu Wibawa Diwya dari Griya Giri Anggrek Amertha, Munduk Anggrek, Jembrana.

Dalam kesempatan tersebut, Dang Wiphala menyampaikan bahwa paruman rutin ini memiliki tujuan untuk mensosialisasikan AD/ART SKHDN kepada seluruh pengurus agar pemahaman terhadap organisasi semakin kuat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk saling mengenal lebih dekat, menyamakan persepsi dalam pelaksanaan Panca Yadnya dan sesana kesulinggihan, serta memperkuat nilai kesetaraan dan kebersamaan agar dapat menjadi teladan bagi umat Hindu secara umum.

Paruman juga menjadi ruang untuk melestarikan Agama Hindu Dresta Bali beserta adat istiadat, seni, dan budaya sebagai warisan leluhur yang adi luhung. Melalui forum ini, para pengurus dapat menyampaikan berbagai usul, saran, serta pembahasan strategis kepada SKHDN Pusat, sekaligus menerima informasi terkait perkembangan gerakan dan program organisasi di tingkat pusat.

Sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung kelancaran roda organisasi, seluruh pengurus juga menyepakati iuran rutin sebesar Rp100.000 dari masing-masing pengurus untuk penguatan kas organisasi.

Melalui paruman rutin ini, seluruh peserta menegaskan komitmen untuk terus menjaga keharmonisan, mempererat solidaritas antar sulinggih, serta memperkuat peran SKHDN sebagai wadah pemersatu dalam menjaga ajaran Hindu, melestarikan Dresta Bali, dan meneruskan nilai-nilai luhur warisan leluhur bagi generasi mendatang.