Duta Berita Nusantara | Denpasar, 19 Agustus 2026
Ketua DPW Pelita Prabu Provinsi Bali, I Gusti Ayu Putu Sriadi, yang akrab disapa Bunda Ratu, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan yang mendalam setelah mendapat kehormatan besar menghadiri langsung upacara peringatan Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 di Istana Merdeka, Jakarta. Kehadiran beliau tidak hanya menjadi kehormatan pribadi, melainkan juga bukti semakin diakuinya peran perempuan Bali di panggung nasional.
Kesempatan istimewa tersebut, ungkap Bunda Ratu, adalah bentuk kepercayaan yang sangat berharga yang diberikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia. Amanah ini, tegasnya, wajib dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan kesetiaan kepada bangsa dan negara.
“Ini bukan sekadar kehormatan bagi pribadi saya semata, melainkan kebanggaan bagi seluruh perempuan Bali. Kepercayaan yang begitu besar ini harus senantiasa kita jaga, lestarikan, dan wujudkan melalui kontribusi nyata yang bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat, baik di Bali maupun di Indonesia secara keseluruhan,” ujar Bunda Ratu dengan penuh semangat.
Kehadiran beliau bersama tim dalam upacara kenegaraan tersebut juga menjadi langkah penting dan bersejarah dalam memperkenalkan peran perempuan Bali yang semakin maju, mandiri, dan berdaya di tingkat nasional. Hal ini sekaligus mewujudkan harapan besar masyarakat dalam menyongsong pengembangan Bali menuju status sebagai pusat ekonomi dan keuangan internasional atau International Finance Center.
“Sungguh luar biasa. Kehadiran kami bersama tim ternyata dinanti dan dirindukan, bukan hanya oleh masyarakat di seluruh penjuru Indonesia, melainkan juga oleh berbagai pihak, tokoh, dan komunitas dari berbagai negara di dunia. Hal ini menjadi penyemangat yang sangat besar bagi kami untuk terus bekerja keras, berkontribusi, dan berbakti dalam menyongsong terwujudnya International Finance Center di Bali yang kita cintai ini,” tutur beliau.
Bunda Ratu juga menegaskan, peringatan hari kemerdekaan ini hendaknya menjadi momen untuk semakin memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, serta mendorong kaum perempuan untuk terus berperan aktif, berdaya, dan berkontribusi nyata dalam setiap tahap pembangunan bangsa. Semangat gotong royong dan hidup rukun sebagaimana luhur budaya bangsa harus senantiasa ditanamkan dan dipupuk dalam upaya membangun Bali yang lebih sejahtera. Semangat ini harus tumbuh dari hati sanubari yang tulus, menuju terwujudnya keadilan dan kemakmuran bersama tanpa memandang perbedaan suku, agama, ras, maupun golongan.
Beliau berharap, ke depan semakin banyak perempuan Bali yang berani tampil di panggung nasional maupun internasional, membawa nama budaya Bali yang luhur sekaligus berkontribusi bagi kemajuan bangsa. Kiprah mulia ini turut didukung sepenuhnya oleh Yayasan Tripanglipur Initiative Indonesia di Bali, yang senantiasa berkomitmen memajukan kesejahteraan masyarakat, memperkuat persatuan, dan memberdayakan perempuan di Pulau Dewata.













