Duta Berita Nusantara | Tabanan
Personel gabungan di bawah komando Kapolsek Selemadeg, Kompol I Made Subadi, S.H., sukses mengawal jalannya tradisi pengarakan 54 Ogoh-ogoh di wilayah hukum Polsek Selemadeg pada Rabu (18/3/2026) malam. Pengamanan ketat ini dilakukan guna memastikan rangkaian perayaan malam Pengerupukan di sepuluh Desa berjalan khidmat, aman dan tertib tanpa gangguan kamtibmas.
Puncak keramaian terpusat di Desa Bajera, di mana 12 Ogoh-ogoh melakukan atraksi memukau di Terminal Bajera selama 25 Menit sebelum kembali ke wilayah masing-masing. Sementara itu, Desa-desa lain seperti Antap, Berembeng, Serampingan, Selemadeg, Manikyang, Bajera Utara, Pupuan Sawah, Wanagiri dan Wanagiri Kauh juga terpantau meriah dengan pengarakan di sepanjang jalan Desa Adat yang diakhiri dengan prosesi pembakaran (pralina) di setra setempat sesuai dresta yang berlaku.
Guna menjamin kelancaran arus lalu lintas dan keamanan warga, Polri mengerahkan 26 gabungan Personel Polres Tabanan dan Personel Polsek Selemadeg yang didukung penuh oleh 10 anggota TNI, pihak Kecamatan, serta kekuatan inti 212 Pecalang. Kolaborasi lintas sektor ini juga melibatkan partisipasi aktif dari kelompok masyarakat Flobamora, Banser dan Pecalang Sakera, yang membuktikan kuatnya toleransi dan sinergitas pengamanan di Kecamatan Selemadeg.
Seluruh rangkaian kegiatan yang dimulai sejak pukul 18.00 Wita tersebut dinyatakan berakhir pada pukul 23.05 Wita dalam situasi yang sangat kondusif. Meski melibatkan massa yang besar di sepanjang jalur utama dan Pedesaan, koordinasi yang apik di lapangan memastikan tidak ada kendala menonjol maupun kemacetan panjang yang mengganggu aktivitas publik. Diakhiri dengan kegiatan dengan Apel Konsilidasi dipimpin Kapolsek Selemadeg.
Seijin Kapolres Tabanan, AKBP I Putu Bayu Pati., S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Selemadeg, Kompol I Made Subadi, S.H. menegaskan bahwa, keberhasilan pengamanan ini merupakan buah dari persiapan matang dan kerja sama solid antara Aparat Keamanan dengan Tokoh Adat serta Pemuda. “Kami mengapresiasi kedisiplinan Masyarakat dalam menjaga ketertiban, sehingga seluruh prosesi Pengerupukan tahun ini dapat berlangsung aman, lancar dan penuh makna,” tegasnya.(Gede)














