Palembang | Duta Berita Nusantara
Labbaikkaullahhummalabbaik, Labbaikka la syarika laka labbaik, Innal hamda Wanni’mata laka walmulk, La syarika laka.
” Aku datang memenuhi Panggilan-Mu, Tiada sekutu bagimu, sesungguhnya segala puji, Kemuliaan dan segenap kekuasaan adalah milikmu, Tidak ada sekutu bagimu “.
Ibadah Haji merupakan Ibadah Istimewa, karena hanya bisa dilakukan oleh orang yang Mampu.
Umat Islam juga percaya, bahwa orang berhaji merupakan tamu Allah SWT, oleh sebab itu mengantar Jamaah Haji menjadi momen penting bagi masyarakat Indonesia.
Tradisi mengantar Jemaah Haji di Indonesia, merupakan wujud dukungan Emosional, doa dan perpisahan haru dari keluarga dan masyarakat, kegiatan ini sudah ada sejak zaman dahulu sebagai bentuk penghormatan dan harapan agar menjadi Haji Mabrur.
Berkaitan dengan hal tersebut, hari ini Selasa 28 April 2026, Keluarga Besar H Ali Obah yang bertempat tinggal di Jalan Kelapa Hijau Raya Perumnas Talang Kelapa Kota Palembang, berkumpul bersama untuk melepas keberangkatan calon Haji Armin Aliobah Manaf dan Asmawati Hatta Senen menuju Tanah Suci.
Sepasang Suami istri ini, berada di Kloter 6 Embarkasi Palembang dan termasuk dalam Rombongan yang dibimbing oleh KBIH Raudhatul Ulum, yang akan berangkat ke Tanah suci pada hari Rabu 29 April 2026.
Menurut keterangan Armin Aliobah Manaf kepada Media Duta Berita Nusantara, dirinya bersama istri sangat bahagia sekali, bisa memenuhi panggilan Allah dan berhaji di tahun 2026 ini.
” Alhamdulillah, setelah bersabar menunggu antrian selama 13 tahun, akhirnya waktu yang ditunggu tiba juga untuk menunaikan ibadah Haji, dan juga Insyaallah hari ini, saya bersama Istri dan Bapak Mertua serta Ayuk Ipar saya, akan berangkat menuju Madinah, namun terlebih dahulu akan berkumpul terlebih dahulu di Masjid Raya CGC Talang Kelapa, dan kemudian bersama Jemaah Haji lainnya, akan menuju Asrama Haji, dan Insyaallah esok hari Rabu 29 April 2026 akan berangkat dari Palembang menuju Madinah ” ujarnya
Melalui Media Duta Berita Nusantara, Armin Aliobah Manaf menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh sanak keluarga dan jiron tetangga, agar perjalanan Haji mereka berjalan lancar
” Saya dan istri menyampaikan. Permohonan maaf yang setulus tulusnya, jika selama kita bergaul, ada ucapan atau perbuatan kami yang menyinggung sanak saudara dan jiron tetangga, dan kami juga mohon doa, agar perjalan kami menunaikan ibadah Haji ini, dapat berjalan lancar dan pulang kembali ketanah air menjadi Haji dan Hajjah yang Mabrur dan Mabruroh ” katanya
Sementara itu, menurut keterangan salah seorang Warga setempat bernama Teguh, menyatakan bahwa Armin dan Istrinya ini merupakan warga yang patut diteladani
” Armin dan Istrinya ini merupakan warga kami yang sangat baik, bermasyarakat, toleransinya sangat tinggi, bahkan kemarin ini saat tasyakuran dan Yasinan bersama untuk mendoakan keberangkatan Haji mereka, tidak kurang dari 500 orang yang hadir ” jelasnya
Disisi lain, Teguh juga mendoakan agar Armin, Istrinya bersama Mertua dan Iparnya ini, dapat kembali ke Palembang dalam keadaan sehat walafiat
” Secara Pribadi, saya mendoakan, agar perjalan Armin sekeluarga dalam menunaikan ibadah haji ini, berjalan lancar tanpa hambatan Amiiin Ya Rabb ” pungkasnya.
(Yuliardi)














